!-- Header -->
Lepas Burung Lestarikan Alam
Komunitas Lumajang Peristiwa Suara Redaksi

Lepas Burung Lestarikan Alam

LUMAJANG – Pecinta Burung Indonesia (PBI) Cabang Lumajang, Jawa Timur, melepas puluhan burung yang dilindungi, bersamaan dengan acara Tandur Bareng 10 Ribu bibit pohon Pemkab Lumajang, di Ranupani, Minggu (9 Pebruari 2019). 

Puluhan burung yang dilepas beragam. Ada Cucak Ijo, perci, dan lainnya. Pelepasan dilakukan oleh Deddy Firmansyah, anggota DPRD Lumajang dan Bupati Thoriqul Haq, M.ML bersama jajaran Forkopimda.

Deddy  Firmansyah, kepada media ini, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan Tandur Bareng. “Saya sangat mengapreasiasi kegiatan  pemerintah dan para relawan pecinta alam pasca kebakaran hutan Ranupani dengan mengadakan kegiatan Tandur  Bareng 10 Ribu bibit pohon”, ujar Deddy, panggilan Deddy Firmansyah.

Sebagai  bagian dari elemen masyarakat yang menginginkan kelestarian dan pelestarian alam, maka PBI Cabang Lumajang ikut berkontribusi sesuai bidangnya. “Saya lihat program tersebut sangat bagus sekali terutama untuk lingkungan di Desa Ranupani. Jadi, kami ingin melengkapi dengan pelepasan puluhan burung endemik Lumajang. Kita sebagai pelestarian flora dan faunanya. Salah satu jenis burung yang dilepas adalah cucak ijo”, ungkapnya.

Ada kurang lebih 60 burung yang dilepas dan termasuk yang dilindungi oleh BSKAD. Jumlah burung endemik ini semakin berkurang. Misalnya Cucak Ijo. Di alam bebas mulai sulit ditemukan.

“Artinya, jumlahnya semakin sedikit. Nah, disitu saya tergerak untuk melepaskan sepasang burung cucak ijo dengan harapan supaya bisa kembali hidup bebas di alamnya dan berkembang biak dengan baik. Ada yang nanya, kok gak eman Mas dilepas, terutama Cucak Ijo. Harganya kan jutaan. Kalau dibilang eman, ya….gak dilepas lepas. Ini kan demi keberlangsungan hidup dan mungkin untuk kehidupan yang akan mendatang agar alam kita makin lestari”, ungkap anggota DPRD Lumajang 2 periode ini.

LEPAS BURUNG : Deddy Firmansyah bersama bupati Lumajang dan Forkopimda.(Dok).

Ada 5 orang/ pengurus PBI Cabang Lumajang yang hadir  bergabung dengan kegiatan tersebut. Disamping itu, Deddy yang kebetulan punya hobby di dunia burung berkicau ingin memberikan sebuah edukasi atau motivasi kepada rekan-rekannya yang sehobby, khususnya dengan burung berkicau untuk ikut memikirkan keberlangsungan dari burung tersebut.

“Jadi, tidak hanya fokus pada lomba atau suatu kompetisi. Kita dari PBI, berkomitmen juga mengedepankan dan mengutamakan pelestarian”, paparnya.

Terkait dengan upaya melestarikan, menurut Deddy, tidak cukup melepas burung-burung endemik Lumajang, tapi juga kepedulian masyarakat agar tidak lagi menembak, membunuh burung-burung itu.

“Selain kita lepas, membebaskan burung ke alamnya, kita juga harus menjaganya. Jangan diburu secara liar lagi. Misalnya ditembak, dibunuh pake ketapel dan lain sebagainya. Karena ini, selain merusak ekosistem, juga merusak lingkungan. Dampaknya juga akan buruk. Mari kita sadar dan bersama-sama menjaga lingkungan, baik satwa dan tanaman yang ada di sekitar kita. Dengan demikian, Insya Allah alam kita lestari dan jauh dari bencana alam”, paparnya. DIN

 

Post Comment