!-- Header -->
Lumajang Politik & Pemerintahan

Lumajang Digelontor Berbagai Bantuan, Cak Thoriq : Saya Tak Mau Ambil Pusing dengan Berbagai Statmen

LUMAJANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menggelontorkan berbagai  bantuan sosial dan sertifikat ke instansi pemerintah dan lembaga keagamaan di Kabupaten Lumajang. Ada 2.200 sertifikat yang dibagikan.

Berbagai bantuan sosial dan sertifikat program nasional tersebut-secara simbolis- diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, kepada masyarakat penerima melalui pemerintah kabupaten, di Pendopo Kabupaten Lumajang, Minggu (27 September 2020) sore.

Secara simbolis bantuan sertifikat ini diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk penggunaan  bantuan Jembatan Timbang Pasir Tempeh dan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia untuk penggunaan Kantor Urusan Agama Kecamatan Padang, Yayasan Al Maliki NU Dawuhan Sukodono, Jam’iyah Ijtimaiyah Diniyah PCNU, dan Klinik NU Rogotrunan Lumajang. Beberapa perwakilan penerima bantuan tersebut secara simbolis dihadirkan.

Gubernur Jatim juga menyerahkan bantuan kredit program dana bergulir dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur kepada Koperasi Mitra Arta Abadi Rp. 200 juta, Koperasi Taman Karya Lestari Kedungrejo Rp. 200 juta, Koperasi Kasih Sejahtera Abadi Kedungrejo Rp. 300 juta, dan kepada perwakilan 5 orang/ penerima program kredit dana bergulir. Selain itu, berbagai bantuan lain, juga diserahkan oleh Gubernur Jatim.

Dalam sambutannnya, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq), menyampaikan,  bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lumajang.

“Kami meyakini kondisi ekonomi yang hari ini semua stagnan (berhenti, Red) begitu diintervensi dengan berbagai macam program tadi akan menjaga stabilitas daya beli atau akan terjaga, stabilitas produksi akan terjaga. Kami nggak mau ambil pusing. Mau yang statmen resesi, mau yang berbicara soal ekonomi ini perlu perhatian khusus kami tidak ambil pusing. Yang penting masyarakat yang ada di bawah ekonomi riil ini betul-betul berjalan. Mereka semua mendapatkan akses untuk sejahtera. Mereka semua mendapatkan akses untuk income ekonominya tetap berjalan”, ujar Cak Thoriq, saat memberikan sambutan dengan semangat ’45.

Disampaikan, berbagai program yang ada di Jawa Timur ada  keterkaitan dengan yang ada di Kabupaten Lumajang. Pemerintah Daerah  dengan Pemerintahan Provinsi ini connecting (nyambung). Karena sudah connect, harapan kami, kata Cak Thoriq, bisa menjaga ekonomi riil agar tetap eksis ekonominya.

“Ini yang bagi kami penting. Apapun keadaan yang hari ini terjadi kita hadapi, mereka tetap menjadi bagian ekonomi yang terus berputar,” ungkap politisi PKB ini.

DIGELONTOR BERBAGAI BANTUAN : Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Cak Thoriq, saat menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan dari Pemprov Jatim kepada masyarakat Lumajang. DIN-RED

Kami Kabupaten Lumajang, ujar Cak Thoriq, punya banyak keunggulan produksi pertanian.  Sehingga, begitu produksi pertanian menjadi prioritas utama, maka BPN menjadi penting bagi kami. Begitu produksi ini terus berjalan, maka kemitraan (dengan Bank Jatim) penting bagi kami.

“Begitu ada konstruksi yang sama-sama dibangun, harapan kami kedepan para petani ini, yang sehari-harinya produksi pangan, yang sehari-harinya produksi holtikultura, yang itu menjadi bagian dari konsumsi kehidupan masyarakat betul-betul terjaga. Dan Insya Allah ini yang  akan menjamin ekonomi riil akan tetap berlangsung sebagaimana yang kita hadapi saat ini,” tuturnya.

Tentu saja, ujar Cak Thoriq, Gubernur Jawa Timur bisa melakukan kontrol kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, termasuk dalam hal  pencegahan covid 19 yang menjadi prioritas.

“Ekonomi juga harus berjalan, ekonomi juga harus tetap tumbuh. Iu yang juga penting dijaga. Karena itu, terima kasih Ibu Gubernur telah hadir di Kabupaten Lumajang dengan berbagai program, berbagai bantuan, berbagai stimulan sebagai bentuk riil dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selamat datang di Kabupaten Lumajang,” ujarnya mengakhiri sambutan.

Sekedar diketahui, selain penyerahan simbolis sertifikat program nasional instansi pemerintah dan lembaga keagamaan, juga penyerahan BLT – DD, bantuan permodalan BUM Desa, bantuan Jatim Puspa, bantuan masker untuk pendamping desa, bantuan  subsidi upah dan penerima manfaat BPJS Kesehatan, dan  bantuan kredit program dana bergulir. DIN

Post Comment