!-- Header -->
Advertisement
Lumajang Kembali Terima WTP
Politik & Pemerintahan

Lumajang Kembali Terima WTP

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Kabupaten Lumajang kembali meraih penghargaan hasil pemerikasaan atas LKPD Tahun 2016 dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag langsung menghadiri sendiri acara penyerahan tersebut,  di Surabaya.

Alhamdulillah, ini kerja keras kita semua. Ini yang kali ketiganya kita dapat WTP,”, ungkap Bupati As’at, setelah merima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian, di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Timur.

Opini WTP yang diperoleh diharapkan mampu menjadi motivasi dan pendorong dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan Lumajang lebih baik. Menurutnya, WTP adalah salah satu tolak ukur dalam pelaksanaan pemerintahan, “WTP suatu kewajiban untuk pemerintahan yang baik,” tukasnya.

Novian Herodwijanto,SE,ak.MM, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan pemeriksaan keuangan adalah suatu proses iedentifikasi masalah,analisis dan evaluasi yang dilakukan secara independen, objektif, dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan untuk menilai kebenaran dan kecermatan, kredibilitas mengenai informasi pengelolahan, dan tanggung jawab terhadap keuangan negara.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendorong tata kelola keuangan negara yang baik. “Jika pemeriksa menemukan  penyimpangan kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan undang-undang, khususnya yang berdampak indikasi kerugian negara, maka hal tersebut harus kita ungkapkan”, selorohnya.

Dijelaskan, Kepala BPK Jatim melaporkan  dari hasil pemeriksaan, ada 3 kabupaten yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yakni Madiun, Lumajang, dan Trenggalek. Dia berharap pemerintah daerah tidak hanya bertujuan untuk memperoleh Opini WTP, namun harus meningkatkan pengelolahan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Ketua DPRD Lumajang, H. Agus Wicaksono, S.Sos, mengucapkan selamat kepada Bupati As’at karena  Kabupaten Lumajang mendapatkan WTP untuk ketiga kalinya. WTP menruutnya, bukan sekedar perjuangan, tapi sebuah kewajiban”, katanya. SAT