!-- Header -->
Masyarakat Sadar Hukum Dibentuk Ciptakan Rasa Keadilan
Hukum Lumajang Peristiwa

Masyarakat Sadar Hukum Dibentuk Ciptakan Rasa Keadilan

LUMAJANG – Belasan elemen masyarakat yang tergabung  dalam Masyarakat Sadar Hukum Kabupaten Lumajang, Rabu (5/2/2020) malam, menggelar Coffee Break, di Photo Kopi, Jl. Suwandak, Lampu Merah P3, Jogoyudan Lumajang.

“Kita punya tujuan mengorganisir kawan-kawan yang bisa menularkan pengetahuannya, ilmunya tentang hukum.  Mengajak masyarakat lebih sadar terhadap hukum di Lumajang. Kita mengharapkan diskusi – diskusi kecil menyikapi permasalahan-permasalahan yang muncul  yang menjadi perhatian publik”, pungkas Abdurrahim, SH, Koordinator (Sementara) Masyarakat Sadar Hukum saat memberikan sambutan pembuka Coffee Break.

Terbentuknya Masyarakat Sadar Hukum diharapkan mampu mencegah pelanggaran-pelanggaran hukum yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Dijelaskan, untuk melancarkan organisasi ini, maka Masyarakat Sadar Hukum harus dibadan hukumkan dalam bentuk PT.

“Dengan tujuan, kedepannya PT. bisa membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, membutuhkan jasa hukum, membutuhkan pemahaman hukum dan permasalahan permasalahan yang berkaitan dengan hukum”, tukasnya.

Disampaikan, siapapun bisa menjadi anggota sadarkum dalam konteks masyarakat. Sedangkan dalam konteks organisasi, siapapun yang siap membeli saham bisa masuk di dalamnya.  “Uangnya akan digunakan mendanai kegiatan kegiatan dari PT. Sadar Hukum itu sendiri”, paparnya.

Khusus pertemuan perdana, mereka membahas konsep organisasi/ perusahaan yang bakal dibentuk. Disamping diskusi – diskusi kecil terkait dengan perkembangan perkara yang masuk di kepolisian saat ini.

DARKUM : Embrio Pembentukan Masyarakat Sadar Hukum Lumajang. Mereka komitmen adanya penegakan hukum tanpa pandang bulu.DIN

“Tadi, setelah bicara legalitas organisasi, diskusi berkembang ke persoalan hukum yang lagi hangat di masyarakat, termasuk masalah laporan Basuki Rahmat (Unik) yang mulai samar-samar. Juga kasus laporan wartawan. “Dari diskusi yang mengalir ini harapannya Polres Lumajang  dapat bekerja secara profesional”, katanya.

Soal nama pembuatan PT, Rochim, panggilan karibnya, menyampaikan, ada beberapa usulan nama. Beberapa di antaranya adalah Sadar Hukum Arya Wiraraja, Sadar Hukum Lumajang Hebat, Masyarakat Sadar Hukum Lumajang, Masyarakat Sadar Hukum, PT. Semeru Hukum, PT. Eksotika Hukum Lumajang.

“Nanti yang masuk dan disetujui oleh Menkum HAM itu yang kita pake. Yang terpenting, selain nama adalah kegiatan dan gerakan penyadaran dan kesadaran masyarakat terhadap hukum serta rasa keadilan”, imbuhnya. DIN

Post Comment