!-- Header -->
Hukum Kesehatan Peristiwa

MELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DISANKSI SOSIAL

BANYUWANGI – Polsek Muncar, Koramil Muncar bersama aparat Desa Tembokrejo, melakukan operasi yustisi guna mendisiplinkan warga yang tak bermasker. Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, langkah ini dilakukan dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Dilaksanakan pada hari Jum’at (18/9/2020), operasi ini menjaring warga tak bermasker yang melintas di Jl. Untung Suropati (depan Balai Desa Tembokrejo).

Kapolsek Muncar Kompol Zainuri, S.Sos, melalui Iptu Nur Aini Kanit Binmas Polsek Muncar, menerangkan, kegiatan ini adalah bagian dari penertiban masyarakat, Dalam rangka melaksanakan penegakan hukum sekaligus bentuk implementasi dari Inpres Nomor 06 Tahun 2020 dan Perda Nomor 2 Tahun 2020 Provinsi Jawa Timur Tentang Penyelenggaraan Kententeraman Ketertiban Umum dan perlindungan masyarakat serta pelaksanaan Peraturan Gubernur Jatim No 53/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam razia ini tim gabungan menjaring 10 orang warga yang tidak disiplin menggunakan masker. Untuk menimbulkan efek jera, warga yang melanggar diberikan sanksi berupa teguran serta sanksi kerja sosial, bersih-bersih halaman.

HUKUMAN RINGAN : Pelanggar yang tak menggunakan masker langsung diberi sanksi peringatan. WAN-RED

“Untuk hukuman yang diberikan yaitu teguran secara tertulis membuat surat pernyataan dan hukuman fisik, yaitu kerja sosial, membersihkan halaman Balai Desa Tembokrejo” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pelanggar yang terjaring razia adalah warga yang berasal dari luar wilayah Kecamatan Muncar. Dikatakan, warga Muncar sudah cukup disiplin menggunakan masker dalam kesehariannya.

“Warga di sini sudah cukup disiplin. Warga yang banyak terjaring berasal dari Tegaldlimo dan Purwoharjo”, tandasnya. Dia juga mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi, mengingatkan, meningkatkan kedisiplinan, dan kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, sehingga laju persebaran Covid-19 bisa dikurangi.

“Bahwa menuntaskan Pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Peran serta secara aktif rakyat dalam melakukan protokol kesehatan juga diperlukan. Masyarakat dan pemerintah harus solid dalam bergotong royong melawan corona”, imbuhnya. WAN-RED

Post Comment