!-- Header -->
Mencegah Penyakit Dan Pola Hidup Sehat Melalui GERMAS
Kesehatan

Mencegah Penyakit Dan Pola Hidup Sehat Melalui GERMAS

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Kesehatan bukan hanya milik Dinas Kesehatan, tapi juga seluruh instansi terkait. Mereka memiliki peran besar dalam menciptakan masyarakat sehat. Hal ini diungkapkan Plt. Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto  M.Kes, usai menerima kunjungan anggota DPR RI Komisi XI (Bidang Kesehatan dan Ketenaga kerjaan), Drs. Ayub Khan, M.Si dan rombongan Kementerian Kesehatan RI, di Ruang Rapat Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (9/5/).

“Ini berkaitan dengan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) di Lumajang. Kementerian Kesehatan RI ingin memberikan pencerahaan kepada Pemerintah Daerah terkait kesehatan”, ujarnya. Karena seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Lumajang memiliki peran sesuai kewenangannya, maka diharapkan program ini dilaksanakan dengan baik.

Buntaran menambahkan, dibawah koordinasi Bappeda, GERMAS ini bisa semakin digencarkan ke seluruh OPD. Mengingat, persoalan kesehatan bukan semata-mata tanggung jawab kesehatan. “Selama ini, persepsinya, kalau menyangkut kesehatan itu ranah dinas kesehatan. Padahal, semua OPD juga punya peran dan proaktif untuk ikut menyehatkan masyarakat”, imbuhnya.

Kepala Seksi Advokasi Kesehatan Pada Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Muhani, S.KM, M.Kes, menyampaikan, kunjungannya ke Lumajang merupakan kegiatan kemitraan antara Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR RI untuk monitoring program kesehatan.

Selain menemui pemerintah kabupaten, termasuk Dinkes Lumajang, mereka juga bertemu dengan masyarakat dan mengunjungi beberapa puskesmas di lingkungan Pemkab Lumajang. Gerakan Masyarakat Sehat juga mencakup penguatan lintas sektor dengan leading pusat Bappenas.

“Kami berharap Bappeda bisa mengkoordinasikan multisektor guna memaksimalkan dan mensukseskan program GERMAS sesuai dengan Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo. Kesehatan merupakan tanggung jawab multi sektor. Oleh karena itu, anggarannya harus dipastikan guna mendukung”, tambahnya.

Sementara itu, dr. Rosyidah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Lumajang, menyampaikan, penyelenggaraan GERMAS tahun ini diprioritaskan untuk menurunkan angka penyakit tuberculosis (TBC), penanggulanan masalah stanting (anak pendek dan kurang cerdas), dan peningkatan cakupan imunisasi.

Dijelaskan, masalah kesehatan berasal dari berbagai hal terutama terkait dengan lingkungan dan prilaku. Saat ini, pola penyakit mulai bergeser dari penyakit yang disebabkan infeksi ke penyakit prilaku (jarang olah raga, pola makan, dan stress).Contohnya diabet, stroke, dan penyakit metabolis).

“Makanya kita punya penanganan dan kegiatan tepat dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Lumajang untuk mendukung GERMAS yang merupakan kegiatan promotif – preventif di bidang kesehatan. Jadi, implementasi dari GERMAS ini dilakukan dan diintegrasikan di masing-masing OPD”, ungkapnya. DIN