!-- Header -->
Musykab Percasi Lumajang Segera Digelar
Peristiwa

Musykab Percasi Lumajang Segera Digelar

Drs. H. Herman Affandi

H. Herman : Utamakan Program Percasi, Jangan Terjebak Perebutan Calon Ketua

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Sesuai rencana, Musyawarah Kabupaten (Musykab) Percasi Lumajang, akan digelar pada 18 Maret 2018. Menurut Drs. H. Herman Affandi, Ketua Percasi Kabupaten Lumajang, sebetulnya, setelah masa kepengurusan Percasi selesai tahun 2017, Musykab digelar pada akhir 26 Nopember 2017. Namun, karena berbagai kendala, termasuk kesibukan dirinya, maka Musykab mundur hingga saat ini.

“Kepengurusan ini akhirnya sepakat Musykab digelar pada bulan Maret, tepatnya 18 Maret 2018 mendatang,” katanya, kemarin. Dijelaskan, sesuai AD/ ART, Musykab paling akhir digelar 6 bulan dari masa berakhirnya kepengurusan. Percasi Jatim ytelah mengirimkan surat kepada Percasi Lumajang agar Muskab Percasi segera digelar. Jika tidak, maka Percasi Jatim akan mengambil alih.

“Makanya, kita sepakat tanggal 18 Maret musykab digelar di Amanda,” ujar mantan anggota DPRD Lumajang ini. Dijelaskan, cabor catur Kabupaten Lumajang memiliki pengurus ranting di tingkat kecamatan. Ranting-ranting inilah yang akan menentukan siapa yang akan diusung menjadi Ketua Percasi Lumajang periode mendatang.

“Mereka inilah yang punya hak  suara. Kalau lengkap 21 kecamatan berarti 21 ranting. Tapi, tidak semua kecamatan ada rantingnya. Yang ada tidak lebih dari 10 ranting,” ujarnya. Dalam pemilihan nanti, para peserta musycab bermusyawarah apakah akan dipilih Ketua Percasi secara aklamasi atau tidak. Diharapkan, musycab digelar selama satu hari.

Mantan Ketua DPD PAN Lumajang ini menyampaikan, idealnya musycab Percasi menyusun program apa saja yang bakal dilakukan kedepan dan tidak terjebak dengan aksi dukung mendukung calon ketua.

“Seharusnya begitu. Memilih Ketua Percasi yang baru memang sebuah keharusan. Tapi kita harus lebih banyak membahas dan menyusun program kerja kedepan. Sehingga Percasi Lumajang semakin berprestasi di tingkat nasional,” tukas Haji Herman, panggilan karibnya seraya mengatakan, tidak ada syarat khusus untuk dicalonkan sebagai ketua. Paling tidak yang dicalonkan sebagai Ketua Percasi orang catur dan berkiprah di dunia catur. Ketika ditanya apakah dirinya akan mencalonkan lagi sebagai Ketua Percasi periode kedua, dengan diplomatis dia mengatakan akan mengikuti keinginan forum musykab.

“Biar mengalir seperti air saja, lah. Kalau diamanahi lagi, saya siap-siap saja. Namanya juga amanah dan saya sudah paham. Waktu menjabat periode pertama masih meraba-raba, nanti periode kedua sudah tahu apa yang perlu dibenahi, apa saja yang perlu dilakukan dan ditingkatkan, sehingga prestasi Percasi Lumajang semakin berprestasi,” tukasnya.

Selama ini, prestasi pecatur di Lumajang cukup membawa nama baik daerahnya, bahkan dalam setiap even selalu membawa piala. Ada pecatur junior andalan waktu itu, antara lain ; Kurniawan, Fariha, dan Ega. Ketiganya sering kali menggondol piala emas di berbagai even. Baik kejurprov yang digelar di berbagai kabupaten di Jawa Timur, Perang Bintang, maupun kejurnas. DIN