!-- Header -->
Mutasi Pejabat BKD Anggap Tuntas, Panwas Tunggu Laporan
Politik & Pemerintahan

Mutasi Pejabat BKD Anggap Tuntas, Panwas Tunggu Laporan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM  – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lumajang, menganggap bahwa mutasi terhadap pejabat yang dilakukan pada 9 Pebruari lalu sudah clear. Sedangkan Panwaskab masih menunggu kemungkinan adanya laporan terkait temuan-temuan masyarakat.

“Kita bersama desk pilkada menjelaskan kepada KPU dan Panwas saat mereka melakukan klarifikasi,” ujar Drs. Nurwakid Ali Yusron, kepada sejumlah wartawan, kemarin.  Wakit mengaku telah membeberkan semuanya dan sudah tidak ada masalah.

Dia menjelasan, mutasi pejabat tersebut seizin menteri dan tidak sama karena pengajuannya berbeda. “Seperti kepala dispendukcapil, meskipun lolos di pansel, ditetapkan dan dilaporkan komisioner ASN, maka diajukan SK Mendagri karena pelantikannya harus seizin Mendagri,” ujarnya.

Akhmad Mujaddid, Ketua Panwaskab juga mengaku telah menerima penjelaskan BKD. Akan tetapi dia menyampaikan, apabila ada yang bisa menyodorkan data pembanding, Panwas akan menindak lanjuti. “Kalau cukup syarat formil dan materiilnya, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menindaklanjuti. Makanya, kalau ada kejanggalan, ketidak sesuaian, Panwas tetap akan menerima laporan itu,” paparnya.

Hingga hari ini Panwaskab mengaku belum menemukan pembanding apapun terkait jumlah mutasi pejabat tersebut. Dia juga mengakui bahwa tidak semua pejabat dimutasi. Ada sekitar 82 pejabat yang posisinya tetap namun karena nomenklaturnya berubah, maka ikut dikukukan (bukan dilantik).

Ditanya apakah Panwas mengantongi nama-nama yang dimutasi by name by address, Jadid, panggilan karibnya, menyatakan masih sebatas mengecek jumlah. “Dibutuhkan data pembanding untuk menyatakan sesuai atau tidak. Untuk SK by name by dress belum dicek karena belum ada pembandingnya,” pungkasnya. DIN