!-- Header -->
Nasional Belum Tangani Longsoran Piket Nol, Bupati Buntaran Turun ke Lokasi
Peristiwa

Nasional Belum Tangani Longsoran Piket Nol, Bupati Buntaran Turun ke Lokasi

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Plt Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes, meninjau bekas longsoran, di Piket Nol, Desa Sumberwuluh, tadi siang.

Kondisi longsor yang terjadi pada 13 Pebruari lalu, masih darurat. Parahnya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, belum mengambil tindakan penanganan.

“Sudah empat kali kita berkirim surat kepada Balai Besar dengan harapan longsoran pada tebing jalan itu lekas ditangani. Kabupaten tidak bisa mengambil langkah lebih jauh karena jalan itu masuk ranah nasional”, ungkapnya usai turun ke lokasi. Bagian bawah longsor mengangga dan apabila dibiarkan bisa semakin parah dan mengganggu lalu lintas.

BPBD Kabupaten Lumajang sebatas melakukan penanganan sementara dengan memasang sejumlah sak pasir bersusun untuk menahan longsoran susulan.

Longsoran sepanjang sekitar 9,5 meter dengan tinggi sekitar 5 meter pada tebing jalan nasional itu masih tampak menganga. Di sekitar masih melintang pita kuning pembatas yang dipasang beberapa jam pascalongsor.
Wawan Hadi Siswoyo, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiap siagaan, dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, menuturkan, pihaknya hanya bisa menutup bekas longsoran dengan sak-sak berisi pasir agar saat terjadi hujan deras, tidak terjadi lonsor susulan.

Untungnya, meskipun longsoran tersebut cukup dalam tidak semakin meluas dan tidak menggerus badan jalan.

“Potensi longsor susulan setiap saat bisa terjadi dan bakal memakan badan jalan. Makanya, sak-sak pasir yang berfungsi sebagai penahan gerusan hujan akan dipasang,” paparnya.
Dia menambahkan, agar pengendara tahu dan waspada saat memasuki lintasan km 56,5 itu, BPBD Kabupaten memasang sejumlah rambu pada beberapa meter sebelum masuk areal longsoran. Tepian jalan yang longsor juga dipasangi sesek (anyaman bambu).DIN