!-- Header -->
Pameran Museum Se Jawa Digelar
Pariwisata Pendidikan dan Agama

Pameran Museum Se Jawa Digelar

Advertisement

Aries : Museum Sebagai Edukasi Dan Pusat Peradaban

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Museum Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai hari ini, Kamis-Sabtu (24-26 Agustus 2017), menggelar Pameran Museum se Jawa. Ada 18 museum dan instansi yang dipastikan hadir dalam acara ini, misalnya Museum Negeri Provinsi Jatim Mpu Tantular, Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratubok, Pusat informasi Majapahit BPCB Trowulan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

“Acara ini digelar dalam rangka peringatan 2 tahun Museum Lumajang,” ujar Aries Purwantini, salah satu Pengelola Museum Kabupaten Lumajang, Kamis (24/8). Acara seremonial pembukaan akan diisi dengan penampilan berbagai kesenian seperti campursari, tarian srining, wayang gobos,dan lainnya.

Aries, panggilan karibnya, menyampaikan, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada seluruh pengunjung terutama pelajar, bahwa museum merupakan sebuah peradaban kita.

“Kita akan memperkenalkan kepada pengunjung sehingga mereka mencintai museum. Istilah yang sering kita dengar ‘tak kenal maka tak sayang’. Dan museum bukan sekedar tempat menyimpan benda-benda kuno tapi juga sebagai informasi penting dan edukasi tentang daerah. Bahwa masing-masing daerah punya simbol, punya cagar budaya yang harus dikembangkan,” pungkas mantan aktivis kampus ini.

Dia menambahkan, Museum Lumajang memiliki banyak koleksi benda-benda peninggalan bersejarah. Namun, yang didisplay tidak lebih dari 50 buah, seperti Pusaka Mpu Sanibin, mata uang kuno, medalion (medali penghargaan Belanda kepada Adipati Singowiguno, relief baja di Situs Kedungsari Kedungmoro Kunir temuan balar, Prasasti Mulamalurung, kapak temuan di Desa Tegal Randu Klakah. “Ada juga duplikat prasasti Ranu Kumbolo, Duplikat Arcapada,” ujarnya. FIK