Advertisement
!-- Header -->
Hukum Lumajang

Para Pelaku Curanmor Ditangkapi Para Penadah Terus Diburu

Advertisement

LUMAJANG – Di bawah kepemimpinan AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, Kepolisian Resor Lumajang, Jawa Timur, kembali menangkap para pelaku kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Dalam press release nya, di Lobi Mapolres, Jum’at (8/7/2022) pagi, sejumlah tersangka curanmor, dihadirkan. Antara lain ‘FY’ (27) warga Desa Wonosari Tekung, inisial ‘A’ (26) warga Desa Ranu Wurung Randuagung, inisial ‘MP’ (27) warga Desa Sumberwringin Klakah, inisial ‘RM’ (21) warga Desa Pajarakan Randuagung, inisial ‘Y’ (30) dan ‘S’ (25) warga Desa Pandanwangi Tempeh, serta inisial ‘R’ (25) warga Desa Jatigono Kunir, serta satu dalam pengejaran.

AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, memaparkan, satu dari sejumlah pelaku yang diamankan, diketahui ada kaitan dengan kelompok pelaku yang diamankan di waktu sebelumnya.

“Ini hasil ungkap sejak akhir bulan Juni kemarin. Satu tersangka merupakan DPO dari kejadian yang sebelumnya, yakni inisial ‘RM’. ‘RM’ ini bersama – sama mencuri sepeda motor dengan tersangka ‘T’ dan saat ini sudah di proses hukum,” ujar Kapolres.

Dipaparkan, hasil ungkap ini merupakan upaya dari Tim Resmob Satreskrim dan Timsus Polres Lumajang yang selalu berkolaborasi di lapangan. Sehingga, tindak kejahatan curanmor bisa diungkap secara optimal.

“Kami terus fokus pengembangan dan mencari barang bukti, karena beberapa penadah masih kita cari juga,” imbuhnya.

‘RM’ mengakui perbuatannya dan dengan siapa dia beraksi. Di hadapan penyidik, dia menyebutkan sudah beraksi di 19 TKP di Kabupaten Lumajang.

“RM ditangkap pasca beraksi di salah satu tempat parkir di wilayah hukum Polsek Kota Lumajang,” kata Kapolres.

Sementara inisial ‘A’ dan ‘MP’ juga diamankan pasca aksinya yang juga di wilayah hukum Polsek Kota Lumajang, di parkiran sebuah cafe. “Dari tangan ‘A’ dan ‘MP’ kami temukan berang bukti berupa kunci palsu dan sejumlah alat untuk melakukan kejahatan. Bahkan dari himpunan data yang kami kumpulkan, diketahui ‘MP’ ini adalah DPO dari wilayah lain, ” jelas Kapolres Lumajang.

Kemudian insial ‘FY’ diamankan pasca aksinya di wilayah Kecamatan Yosowilangun bersama seorang rekannya ‘RH’ yang masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO atau Daftar Pencarian Orang.

Dan yang terakhir, inisial ‘Y’, ‘S’ dan ‘R’ diamankan di Kecamatan Kunir pasca aksinya. Kapolres berterima kasih pada masyarakat setempat yang sudah membantu dalam mengamankan.

“Tiga pelaku ini ketahuan saat mengambil sepeda motor di samping rumah korban, sehingga korban berteriak. Namun salah satu dari ketiga pelaku mengacungkan celurit pada korban. Di waktu bersamaan, warga lain mendengar dan mengepung. Kemudian Motor milik korban ditinggal oleh para pelaku dan mereka berlarian. Karena warga banyak, akhirnya lari ke tengah sawah dan motor pelaku juga ditinggalkan, lalu merekapun berhasil ditangkap masa,” papar Kapolres.

Beruntung, komunikasi masyarakat dengan kepolisian sektor Yosowilangun baik. Tim resmob yang juga berada tak jauh dari tempat kejadian bergerak cepat mengamankan ketiga pelaku.

“Semua pelaku yang sudah diamankan ini berstatus tersangka dan ditahan di rutan Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum. Mereka terancam pasal pidana 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara,” tandasnya.

Polres Lumajang berharap, hukuman yang menjerat para tersangka akan membuatnya jera. Kendati tersangka sempat beralibi aksinya didorong oleh kebutuhan hidup.

“Kami tentu akan terus berupaya menciptakan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat dengan mengungkapkan kejadian – kejadian. Kami berpesan pada masyarakat agar tetap waspada dan berhati – hati. PUT-HMS

Post Comment