!-- Header -->
Partai Gerindra Butuh 5 Kursi Bunda Indah Tetap Incar N1
Peristiwa

Partai Gerindra Butuh 5 Kursi Bunda Indah Tetap Incar N1

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Partai Gerindra Lumajang, Jawa Timur, belum bisa memastikan dengan siapa akan berkoalisi dalam pilkada 2018 mendatang. Pasalnya, hingga kini secara resmi rekomendasi sebagai calon bupati dari masing-masing Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum juga turun, termasuk Partai Gerindra.

“Belum. Belum ada pembicaraan koalisi. Tapi Gerindra pasti berkoalisasi dengan parpol lain karena kursinya cuma 5. Jadi kurang 5 kursi lagi. Minimal kan 10 kursi untuk bisa mengusung calon bupati”, ¬†ujar Ir.Hj.Indah Amperawati, M.Si, usai orasi politik di Rumah Juang Gerindra, Jl. Urip Sumoharjo No.18/ barat lampu merah ST Kota Lumajang, Minggu, 8 Oktober 2017.

Dijelaskan, untuk tahap awal, Sekretaris Umum Partai Gerindra Lumajang, Gus Bagong, akan menyusun jadual silaturrohim ke partai-partai di Lumajang. “Hari ini, kita susun agenda silaturrohim ke partai-partai di Lumajang”, ujar Bunda Indah, panggilan karibnya.

Dipancing pertanyaan dengan siapa kira-kira koalisasi dan cawabup yang akan digandeng, Bunda Indah tetap merahasiakan. “Dirahasiakan dulu karena ini politik. Kita ingin membuka selebar lebarnya dengan siapa yang cocok untuk digandeng”, pungkasnya lalu tetawa.

Disinggung kemungkinan Bunda Indah akan bergandengan dengan Cak Thoriq dari PKB seperti yang ramai beredar di medsos, secara diplomatis dia menjawab kemungkinan kemungkinan itu bisa terjadi.

“Apa yang tidak mungkin terjadi di dunia ini? Tapi tentu Gerindra punya pilihan-pilihan. Misalnya orangnya harus baik, amanah, dan semacam itulah”, tukas mantan Kepala Bappeda Pemkab Lumajang ini sambil menambahkan hingga kini dirinya tetap maju sebagai N1. DIN