Advertisement
!-- Header -->
Penebangan Puluhan Pohon Mahoni di Desa Bago Diprotes
Peristiwa Suara Desa

Penebangan Puluhan Pohon Mahoni di Desa Bago Diprotes

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Penebangan puluhan pohon mahoni, di sepanjang jalan Kabupaten Desa Bago Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, mendapat keluhan dari masyarakat sekitar. Mereka menilai, penebangan tersebut dilakukan tidak tepat.

“Selain di sepanjang lokasi penebangan menjadi semakin panas, bulan ini merupakan hari menanam pohon indonesia (HMPI), tepatnya 28 Nopember 2018”, ujar Nawawi Ketua GEMPAR (Gerakan Masyarakat Peduli Pesisir), Lumajang, Rabu (21/11) siang.

Dia menjelaskan, penebangan tersebut dilakukan sejak beberapa hari yang lalu hingga Senin (20/11) kemarin. Pohon-pohon jati tesebut berada di sepanjang jalan di Desa Bago hingga ke Pantai Bambang Pasirian.

Nawawi menyatakan, sebelum ditebang mestinya ada sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan pertanyaan.

“Perlu ada sosialisasi, tidak ujuk ujuk ditebang. Kalaupun karena ada pelebaran jalan misalnya, tidak ditebang semua. Makanya kita akan layangkan surat mempertanyakan apa tujuan penebangan ini? Apa ada program baru?”, ungkapnya.

Sementara itu, Asper Pasirian PKPH Perhutani Pasirian Lumajang, Sodik, menyampaikan, pihaknya sudah secara prosedural melakukan penebangan.

“Semuanya sudah kita informasikan. Baik kades, polsek, muspika, Lembaga Masyarakat Desa Hutan, semuanya kita informasikan secara formal. Jadi, bukan gak ada sosialisasi”, ungkapnya.

Dijelaskan, ada 50 lebih pohon mahoni yang sudah ditebang sejak 2 minggu lalu termasuk di seputar Bambang. Penebangan itu memang harus dilakukan karena sudah waktunya ditebang.

“Jadi ada masanya. Kapan ditebang, kapan ditanamin lagi. Setelah ditebang pasti ditanami lagi. Jadi, sudah gak ada masalah. Kita sudah prosedural”, ungkapnya. SYAM

  Canva Pro Crack Filmora Pro Crack Spotify Premium Free Download Tradingview Premium Free