!-- Header -->
Hukum Lumajang Peristiwa

Pengendara Mobil Dinas Tak Pakai Masker Abaikan Petugas Gabungan

LUMAJANG – Operasi masker gabungan pada Kamis, 18 Juni 2020, digelar di depan Jl. Panglima Sudirman, Jalan A. Yani dan seputar pertokoan Kota Lumajang. Operasi gabungan antara lain : TNI-Polri, Pol PP, Dinas Perdagangan, CPM, dan Dishub Pemkab Lumajang.

Seluruh pengendara yang tidak mengenakan masker, baik roda dua maupun roda empat, di hentikan. Mereka yang tidak mengenakan masker-saat itu juga-diminta untuk menggunakan masker. Jika tidak punya disuruh membeli di seputar lokasi operasi masker.

Berbagai alasan pengendara tidak menggunakan masker. Ada yang membawa tapi tidak dipakai saat berkendaraan/ keluar rumah. Ada juga yang benar-benar tidak memiliki masker.

Menariknya, dari operasi gabungan tersebut, ada salah seorang pengendara mobil Dinas Pemkab Lumajang (nopol ada, Red) yang tidak mengenakan masker. Sayangnya, ketika diminta berhenti oleh petugas karena sang sopir tidak mengenakan masker, dia langsung tancap gas melewati Jakan Kayubi.

Tentu saja, petugas emosi dan geleng-geleng kepala atas tindakan sopir mobil Dinas Pemkab Lumajang tersebut. Saat itu juga, Pol PP yang ikut operasi, langsung mencatat nopol mobil  itu.

Kejadian menarik lain, salah seorang pengendara roda dua, dihentikan karena tidak mengenakan helm dan masker. Saat ditanyai petugas dia mengaku lupa tidak membawa masker. Akhirnya petugas memintanya membeli masker di TKP. Namun, karena lupa tidak membawa uang/ dompet terpaksa HP nya dijadikan jaminan kepada sang penjual masker. Selanjutnya ia mengambil uang untuk menebus kembali HP nya sebesar Rp. 5.000,-.

Menurut IPTU Maryanto, salah satu petugas Kepolisian Resort Lumajang, saat diwawancarai, menyampaikan, operasi digelar dalam rangka untuk menertibkan dan mendisiplinkan pemakaian masker kepada masyarakat.

OPERASI GABUNGAN : Operasi masker gabungan di Lumajang digelar, tadi siang. Terlihat salah satu mobil dinas yang sopirnya tidak mengenakan masker, terus melaju ketika hendak dihentikan petugas gabungan. RED

“Kita fokus menertibkan penggunaan masker. Belum pada penindakan penilangan. Kita suruh pake masker saat itu juga. Pokoknya yang keluar rumah harus menggunakan masker agar kasus covid -19 bisa segera teratasi”, ujarnya.

Maryanto menambahkan, selain menggunakan masker, masyarakat diminta mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, serta menjaga jarak bila berkegiatan yang mendatangkan massa banyak.

Meskipun seringkali dilakukan penertiban masker, masih banyak yang melanggar tidak mengenakan masker. Oleh karena itu, sebelum ada sanksi/ penindakan, kata Maryanto, masyarakat wajib mengenakan masker.

Pantauan pedomanindoesia.com, beberapa pengendara roda dua, becak, roda empat masih ada yang abai, tidak mengenakan masker. RED

Post Comment