Advertisement
!-- Header -->
Penipu Ulung Mantan Mucikari Sempat Ngajak Nikah Dengan  “Tuhan”
Hukum Lumajang Peristiwa Probolinggo

Penipu Ulung Mantan Mucikari Sempat Ngajak Nikah Dengan “Tuhan”

Advertisement

PEDOMANINDONESIA – Retno, seorang perempuan yang mengaku dari Dusun Gunung Ele, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura, Jawa Timur, harus berurusan dengan Tim Cobra Polres Lumajang. Pasalnya, dia sudah melakukan aksi penipuan di berbagai kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Barat. Bahkan, terakhir dia telah menipu “Tuhan”, warga Pasirian Lumajang hingga akhirnya masuk penjara.

Modus Retno ini cukup cerdik dan lihai. Dengan berpura – pura mengaku sebagai Bos Tambang Batu Bara di Kalimantan dan Bos berbagai hotel, dia masuk dan menemui korbannya. Salah satu korbannya bernama “Tuhan”.

Awalnya, dia berpura-pura baik, mengajak Tuhan berbelanja, makan, dan bepergian kemana dia suka. Uang yang dibuat belanja adalah uang dia sendiri. Jumlahnya, pun cukup banyak.

“Uang yang dia belanjakan cukup banyak, sekitar Rp 5 jutaan. Uang dia sendiri. Pas di warung, semua orang yang marung dia bayarin. Yang suka merokok disuruh ambil rokok”, ujar “Tuhan” waktu ditanyai di Mapolres Lumajang, Jum’at (28/6/2019).

Dia pun semakin percaya. Apalagi Retno berjanji akan menikahi “Tuhan” dan memberikan uangnya sebesar Rp 5 miliar. “Betul. Dia bilang ngajak nikah dengan saya (Tuhan, Red) dan uangnya akan diserahkan ke saya”, pungkasnya.

Tidak sampai di situ, dalam melakukan aksi tipu-tipu tersebut, Retno seringkali menggunakan telpon “Tuhan” untuk menelpon seseorang yang hendak mencairkan uangnya.

“Saya dengar sendiri dia nelpon seseorang hendak mencairkan uangnya Rp 15 miliar. Nelponnya pake HP saya”, ungkapnya.

Baca juga :  https://www.pedomanindonesia.com/tipu-warga-retno-diamankan-tim-cobra/

Bahkan, dengan rasa percaya diri dia ngajak “Tuhan” ke sebuah bank. Di sana Retno menemui petugas bank dan bercakap cakap terkait rencananya mentransfer uang dengan jumlah miliaran rupiah. “Dia bilang ke aku kalau pihak bank tidak bisa jika jumlahnya besar. Rupanya dia ingin meyakinkan aku bahwa uang yang dia janjikan benar-benar akan dicairkan”, papar Tuhan.

“Tuhan” mulai curiga setelah Retno hendak menelpon rekannya yang akan mencairkan uang tersebut. “Soalnya pas dia pinjem HP aku, posisi HP mati. Kok bisa dalam posisi HP mati dia ngobrol dengan seseorang terkait uang Rp 15 miliar yang akan dicairkan”, tukasnya.

Karena ada gelagat penipuan, “Tuhan” mulai curiga dan diam diam menghubungi pihak kasun dan RT RW setempat untuk dilakukan penangkapan. Akhirnya ditangkaplah dia dan ramai ramai dibawa ke Polsek Pasirian.

Hingga kini, Retno masih mendekam dalam sel tahanan Polres Lumajang. Kabupaten lain yang menjadi  sasaran Retno adalah Kabupaten Probolinggo, Jember, Bandung, Jawa Barat, dan beberapa daerah lainnya. korban tipu tipu. Setiap kali datang ke daerah yang dituju, Retno biasanya menumpang nginap di rumah warga.(DIN)

Post Comment