!-- Header -->
Peringatan Satu Suro di Tempeh Lumajang Hikmat dan Meriah
Komunitas

Peringatan Satu Suro di Tempeh Lumajang Hikmat dan Meriah

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Bertempat di Jl. Anggrek Tempeh, Paguyuban Pusaka Semeru Lamajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (23 September 2017) malam, menggelar 1 Suroan.

Ratusan orang hadir dalam acara tersebut. Istianah, SH, Ketua Paguyuban Pusaka Semeru Lamajang, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudi hadir pada kesempatan ini.

“Terima kasih atas kehadiran bapak bapak, ibu-ibu dalam acara yang Insya Allah diberkahi ini,” ungkapnya.

Istianah menyatakan, dirinya tetap konsisten untuk melestarikan warisan budaya leluhur berupa keris. Jika tidak ada pihak yang melestarikan, maka peninggalan bersejarah ini akan hilang”, ungkapnya.
Gus Atok Illah, saat memberikan tausyiahnya, menyampaikan, melestarikan benda pusaka berupa keris tidak ada hubungannya dengan kesyirikan.

“Syirik tidaknya itu tergantung pada panjenengan semua, tergantung pada manusianya. Yang pasti Allah yang menciptakan kelebihan apapun di dunia. Keris misalnya, melalui Mpunya diciptakan Allah ada kelebihan dan kekurangannya. Dan ini tak bisa dipungkiri”, ungkapnya.

Bukasan anggota DPRD Lumajang menyampaikan, dirinya kebetulan menangani bidang pendidikan dan kebudayaan. Karena itu, setiap kali ada kegiatan berkenaan dengan kebudayaan, maka Ia akan hadir.

“Termasuk kegiatan Suroan malam ini.Ini salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan peninggalan ini”, paparnya.

Bukasan juga menganjurkan agar para pemuda mengetahui dan memahami apa warisan budaya bangsa ini.

“Kalau tidak paham maka akan hilang warisan budaya kita ini. Makanya kita, terutama adik adik yang masih muda-muda ini harus memahami warisan budaya berusa pusaka keris ,” ungkapnya.

Selain masyarakat sekitar, kades setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kesenian Reog, para pegiat sejarah, kalangan pemuda-pemudi yang hadir, terlihat juga mantan Ketua PC GP Ansor Lumajang, Adam Bakhiro dan beberapa tokoh partai politik dari Gerindra dan Partai Demokrat. Acara seremonial usai dilanjutkan doa bersama dan ramah tamah.FIK