!-- Header -->
Komunitas Lumajang Pendidikan dan Agama Peristiwa

Peringati HUT PP dan Sumpah Pemuda, PP Lumajang Turun ke Jalan

LUMAJANG – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan HUT Pancasila ke-61, Pemuda Pancasila Lumajang, Jawa Timur, menggelar aksi sosial (bagi-bagi masker), bersih bersih tugu Pancasila, dan aksi penaburan ribuan benih ikan, pada Rabu (28 Oktober 2020).

Seluruh pengurus MPC Pemuda Pancasila secara bersama-sama, membersihkan tugu Pancasila di masing-masing kecamatan dan di Bundaran Adipura/ tugu Pancasila. Sementara untuk pembagian ribuan masker dilakukan di lampu Merah Toga Jalan Brigjend Katamso, Tompokersan, Kota Lumajang.

Ribuan masker, dalam hitungan menit, ludes dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sepanjang jalan tersebut.

Agus Setiawan, SE, Ketua MPC Pemuda Pancasila Lumajang, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, menyampaikan, pagi ini khusus bersih-bersih tugu Pancasila dan pembagian masker. Sementara untuk sore hari nanti, penaburan benih ikan nila sebanyak 5.000 ekor lebih.

“Sesuai rencana, penaburan benih ikan dilakukan di DSI Jogoyudan, bekerja sama dengan masyarakat sekitar dan SATMA (Satuan Pemuda dan Mahasiswa Pemuda Pancasila)”, kata alumni STAN Jakarta ini.

Disampaikan, tujuan kegiatan ini antara lain : memperingati Hari Sumpah Pemuda yang bertepatan dengan HUT Pemuda Pancasila ke-61.

GELAR AKSI SOSIAL : PEMUDA PANCASILA LUMAJANG SAAT MENGGELAR AKSI SOSIAL BAGI BAGI MASKER DI SEPUTAR JALAN KATAMSO TOGA LUMAJANG. RED

“Kita menggelar aksi sosial untuk mengingatkan kepada masyarakat agar disiplin mengikuti protokol kesehatan. Kita juga membersihkan tugu Pancasila untuk mengingatkan kepada masyarakat, bahwa tugu Pancasila tidak sekedar di dirikan tanpa ada perawatan”, ujarnya.

Di sela-sela acara, Setiawan mengajak para pemuda agar menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tidak sampai¬† tergelincir ke kehidupan hedonisme, terutama ideologi-ideologi asing yang akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka harus tampil didepan membela dan mempertahankan Pancasila. Terkait wabah corona, pemuda seharusnya didepan memberikan contoh, bagaimana mematuhi peraturan protokol kesehatan agar Corona tidak menyebar lebih luas terutama di Kota Lumajang”, tuturnya.

Kegiatan PP Lumajang akan berakhir Rabu malam nanti berupa tasyakuran. “Kita tasyakuran di Kantor MPC PP. Kita memang sengaja tidak mengundang pihak lain karena masa pandemi covid-19. Khawatir terjadi kerumunan massa terlalu banyak. Kita mengundang penceramah, Pak Kiai untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para Pemuda Pancasila”, paparnya. DRSRED

Post Comment