!-- Header -->
Komunitas Lumajang Pendidikan dan Agama

Perpisahan Kasek SMPN 2 Gucialit, Drs. Mukhtar : Awalnya Tidak Kerasan Karena Masalah Air

LUMAJANG – Masa pengabdian kepala sekolah di SMPN 2 Gucialit Lumajang, berakhir pada 1 Mei 2021. Sebagai bentuk apresiasi, keakraban, dan kenang-kenangan, para guru dan SMPN 2 Gucialit, menggelar acara Perpisahan, di sebuah rumah makan di Lumajang, pada Sabtu (24 Maret 2021) sekaligus buka bersama.

Acara seremonial dipandu oleh Noer Laili Mardina, guru Bahasa Indonesia. Dalam sambutannya, Agus Salim Urusan Humas, menyampaikan, selama menjadi Kasek SMPN 2 Gucialit sedikit banyak ada perasaan kesal atau tidak nyaman atas tingkah laku para guru.

“Oleh karena itu, atas nama keluarga kami mohon maaf yang sebesar-besarnya”, ujarnya. membuatnya dongkol atau merasa tidak nyaman. Sementara itu, Maryoto, urusan Kurikulum, menyampaikan, mewakili teman-teman SMPN 2 Gucialit, pihaknya mengucapkan terima kasih atas arahan dan kerjasamanya yang baik dengan para guru dalam suka dan duka.

“Ada banyak suka dan duka yang yang dialami oleh kepala sekolah, Bapak Mukhtar. Tapi kami yakin lebih banyak sukanya. Dan  yang paling berkesan saat musim kemarau”, ujarnya.

Maryoto juga mengucapkan terima kasih kepada Kasek Mukhtar karena sudah memberikan bimbingan kepada para guru.  “Kita banyak belajar dari beliau. Semoga panjang umur sehingga bisa memberikan motivasi kepada kita”, tukasnya.

“Kami yang punya kesalahan dari perbuatan, perkataan yang menyinggung, mohon maaf sebesar-besarnya”, imbuhnya.

Sedangkan Kasek SMPN 2 Gucialit, Drs. Mukhtar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah membantu dalam mendidik anak-anak dalam proses belajar mengajar serta kerjasama yang baik dalam semua kegiatan.

“Awalnya saya masuk, bertugas di SMPN 2 Gucialit sebagai kepala sekolah tidak kerasan. Terutama karena persoalan air. Air begitu sulit terutama di musim kemarau. Tapi akhirnya, pelan pelan dan lambat laun bisa kerasan juga karena kesejukan kerindangan di Gucialit”, ujarnya.

BUKBER dan PERPISAHAN : Keluarga besar SMPN 2 Gucialit saat bukber dan perpisahan. RED

Kasek Mukhtar juga merasa senang karena para guru dan seluruh staf menganggap kami seperti keluarga. “Makanya selamat di sini 3 tahun berat badan saya naik”, tuturnya tertawa.

Selaku kasek dirinya meminta maaf atas kehilafan selama memimpin di sekolah ini. “Selama 3 tahun, kalau ada perkataan yang tidak berkenan saya mohon maaf. Mohon doanya atas ketenteraman, kesejahteraan di lingkungan keluarga kami”, ucapnya.

Acara terakhir ramah tamah dan pemberian kenang kenangan kepada pihak Kasek. Lalu ditutup dengan doa dipimpin oleh Agus Salim. RED

 

Post Comment