!-- Header -->
Hukum Peristiwa

Pertunjukan Reog dan Jaran Jencak Dibubarkan

LUMAJANG – Jajaran Polsek Rowokangkung Polres Lumajang membubarkan hiburan pagelaran reog dan kuda kencak yang digelar oleh salah satu warga untuk hajatan khitanan.

Pasalnya, reog dan kuda kencak ini memicu kerumunan yang dikhawatirkan bisa memicu penularan covid-19.
Petugas Polsek bersama Koramil Rowokangkung membubarkan hiburan pagelaran reog dan jaran kencak

Kapolsek Rowokangkung AKP Ahmad Sutiyo, melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, petugas mendapatkan informasi adanya kerumunan massa orang yang menonton pagelaran reog dan jaran kencak langsung dibubarkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

DIBUBARKAN: Jajaran Polsek Rowokangkung Polres Lumajang membubarkan hiburan pagelaran reog dan kuda kencak. RED

“Petugas meminta kepada seluruh pengunjung untuk bubar dan kembali ke rumahnya masing-masing karena saat ini masih pandemi,” ujar Shinta.

Dalam kegiatan tersebut, Petugas memberikan himbauan seluruh Pengunjung maupun tuan rumah selaku yang punya hajat untuk menghentikan kegiatan dan mematuhi prokoes yang ada.

“Selain pembubaran kita juga memberikan edukasi kepada tuan rumah secara sopan, santun, dan Humanis dan pengertian. Mengingat, berdasarkan informasi, bahwa yang punya hajat menderita penyakit setelah mendapat himbauan tuan rumah menerima dan bersedia untuk dihentikan,” ungkap Ipda Andrias Shinta.

Diketahui bahwa pagelaran reog di bubarkan karena minimbulkan kerumunan dan tidak mendapatkan ijin keramaian dari Polsek Rowokangkung. HMS POL/RED

Post Comment