!-- Header -->
Advertisement
Pimpin Sidang Anang Terlihat Mulai Tenang
Lumajang Politik & Pemerintahan

Pimpin Sidang Anang Terlihat Mulai Tenang

LUMAJANG – Rapat paripurna perdana dalam rangka usulan penetapan calon pimpinan definitif DPRD Lumajang periode 2019 – 2024, digelar pada Kamis, 12 September 2019.

Rapat perdana ini dipimpin pimpinan dewan sementara, Anang Ahmad Syaifuddin dan Bukasan. Berikut sambutan pembuka yang disampaikan oleh Anang Ahmad Syaifuddin.

Assalamu’alaikum wr.wb
Salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati Wakil Ketua DPRD sementara, seluruh anggota dewan, dan sekretaris dewan.
Mengawali rapat paripurna dewan hari ini, marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat allah subhanahu wata’ala atas segala limpahan berkah, rahmat, dan karunianya sehingga kita dapat mengikuti rapat paripurna dewan hari ini, dalam rangka usulan penetapan calon pimpinan definitif DPRD Kabupaten Lumajang masa jabatan 2019-2024.

Selanjutnya atas nama pimpinan dprd sementara menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota dewan yang telah hadir pada rapat paripurna dewan hari ini.

Pada kesempatan yang berharga ini perkenankan saya atas nama pimpinan menyampaikan rasa duka yang dalam atas berpulangnya presiden republik indonesia ke -3 bapak prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah Subhanahu Wata’ala dan semoga almarhum husnul khotimah. Kita semua kehilangan sosok pemikir, pengayom dari beliau, yang selama ini pikiran, tenaga beliau dicurahkan untuk kemajuan bangsa dan negara.”

Selamat jalan bapak tehnologi dan pengawal demokrasi indonesia.

Rapat paripurna dewan yang saya hormati.
Selanjutnya dengan diawali ucapan “Bismillahirohmanirrohim” rapat paripurna dewan pada hari ini kamis 12 september 2019 saya nyatakan dibuka.

Rapat paripurna dewan yang saya hormati.
Dengan merujuk ketentuan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014, pasal 164 ayat (1) huruf a, yang menyatakan bahwa pimpinan DPRD kabupaten / kota terdiri atas: 1 (satu) orang ketua dan 3 (tiga) orang wakil ketua untuk DPRD kabupaten/ kota yang beranggotakan 45 (empat puluh lima) sampai dengan 50 (lima puluh) orang.

Selanjutnya sesuai pasal 38 ayat (5) peraturan tata tertib DPRD nomor : 37 tahun 2018 menyatakan bahwa partai politik yang berhak mengisi kursi pimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada pasal 36 ayat (1), menyampaikan 1 (satu) orang calon pimpinan DPRD kepada pimpinan sementara DPRD untuk diumumkan dan ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD sebagai calon pimpinan DPRD.

Pada kesempatan ini pula perlu saya sampaikan bahwa pada tanggal 22 Agustus 2019 pimpinan sementara DPRD Kabupaten Lumajang telah mengirim surat kepada empat partai politik yang memperoleh kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Lumajang untuk segera mengirimkan usulan anam – nama calon pimpinan DPRD Kabupaten Lumajang masa jabatan 2019-2024.
Untuk itu dipersilahkan kepada sdr. Sekretaris dewan membacakan surat-surat yang masuk.

Rapat paripurna dewan yang saya hormati,
Berdasarkan usulan nama-nama calon pimpinan DPRD yang telah dibacakan tadi, sebelum ditetapkan sebagai calon pimpinan DPRD Kabupaten Lumajang masa jabatan 2019-2024, perlu saya tawarkan pada rapat paripurna dewan yang terhormat, apakah saudara-saudara setuju terhadap penetapan usulan nama-nama calon pimpinan DPRD masa jabatan 2019-2024?
Dengan telah disetujuinya penetapan usulan nama-nama calon pimpinan DPRD masa jabatan 2019-2024, maka dewan akan mengeluarkan surat keputusan untuk diusulkan kepada gubernur jawa timur melalui bupati guna diresmikan pengangkatannya.

Untuk itu kepada saudara sekretaris dewan dipersilahkan untuk membacakan nomor dan tanggal keputusan tersebut”.
(sekretaris dewan membacakan surat keputusan).

Rapat paripurna dewan yang saya hormati.
Berdasarkan ketentuan pasal 129 ayat (1), ayat (2), dan ayat (5) peraturan tata tertib DPRD nomor : 37 tahun 2018 yang menyebutkan bahwa  untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi serta tugas dan wewenang serta hak dan kewajiban anggora DPRD, dibentuk fraksi sebagai wadah berhimpun anggota DPRD, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan pengelompokan anggota dprd berdasarkan partai politik yang memperoleh kursi sesuai dengan jumlah yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, setiap fraksi di dprd berangotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD, maka pimpinan DPRD sementara telah mengirim surat kepada pimpinan partai politik pada tanggal 22 agustus 2019 dengan nomor surat : 171 / 374 / 427.2 / 2019 perihal pembentukan fraksi-fraksi dprd kabupaten Lumajang. Untuk itu dipersilahkan kepada sdr. Sekretaris dewan untuk membacakan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Lumajang sebagaimana surat yang telah dikirim dari masing-masing partai”.

(Sekwan kemudian membacakan nama-nama fraksi).

Terima kasih kepada Sdr. Sekretaris Dewan yang telah membacakan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Lumajang.

Dengan demikian, maka selesailah acara rapat paripurna dewan pada hari ini sekali lagi saya atas nama pimpinan sementara menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota dewan yang telah hadir serta mengikuti rapat hingga selesai.

Akhirnya dengan diiringi ucapan “Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin” rapat paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, pada hari kamis tanggal 12 September 2019  saya nyatakan ditutup.

Terimakasih
Wallahul muafiq Ilaa Aqwamit Thoriq. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan diskusi.

Kali ini Anang terlihat lebih tenang memimpin jalannya rapat paripurna ketimbang saat memberikan sambutan pada pelantikan anggota dewan di Pendopo, beberapa waktu lalu. DIN

Post Comment