!-- Header -->
Pj Bupati Probolinggo : Seluruh OPD Harus Bersinergi Tangani Kemiskinan
Politik & Pemerintahan

Pj Bupati Probolinggo : Seluruh OPD Harus Bersinergi Tangani Kemiskinan

PROBOLINGGO, PEDOMANINDONESIA.COM – Bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, Rabu (2/5), Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum, menggelar rapat koordinasi pembahasan hasil Pra Evaluasi AKIP dan Zona Integritas, di Rumah Dinas Bupati Probolinggo. Terlihat Camat Dringu dan Camat Sumberasih ikut hadir dalam acara ini.

Beberapa waktu lalu agenda paparan Pj Bupati Probolinggo Pra Evaluasi AKIP dan Zona Integritas di lingkungan Pemkab Probolinggo, bertempat di Kantor Gubernur Jawa Timur dengan pendampingan dari Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) RI. Jadi, Rakor ini sebagai tindak lanjut paparan Pj Bupati Probolinggo.

Pembahasan hasil pra evaluasi merupakan aspek penting terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Probolinggo. Hasil evaluasi ini kemudian ditindak lanjuti dengan perbaikan dalam pelaksanaan di lapangan. Bentuk perbaikan berupa peningkatan kinerja dalam penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial di Kabupaten Probolinggo.

Uraian lengkap tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP Pemkab Probolinggo disampaikan M. Heru Santoso, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Probolinggo. “Hasil evaluasi atas implementasi SAKIP dengan nilai BB menunjukkan akuntabilitas kinerja Pemkab Probolinggo sangat baik,” paparnya.

Sementara itu, Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, menyampaikan, fokus utama yang harus ditangani bersama adalah updating data kemiskinan di Kabupaten Probolinggo dan klasifikasi penduduk miskin.

“Klarifikasi penduduk miskin meliputi penduduk miskin struktural (penduduk yang cacat) dan penduduk usia tua yang menjadi perhatian khusus Pemkab Probolinggo”, ungkapnya.

Dia berharap seluruh OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo harus bersinergi, serius,  bekerja keras, dan secara bersama-sama menangani persoalan kemiskinan dan membantu menangani penduduk miskin di kabupaten ini. FIK