!-- Header -->
Plt Bupati Siap Datang Bila Diklarifikasi Panwaslu Terkait Mutasi Pejabat Pemkab Lumajang
Politik & Pemerintahan

Plt Bupati Siap Datang Bila Diklarifikasi Panwaslu Terkait Mutasi Pejabat Pemkab Lumajang

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lumajang,Jawa Timur, dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes, siap jika dimintai klarifikasi oleh Panwaslu atas laporan warga terkait mutasi sejumlah pejabat Pemkab Lumajang, beberapa bulan lalu. “Kalau saya siap-siap saja jika akan diklarifikasi oleh lembaga resmi. Permintaan itu nanti kapasitasnya masih sebagai Plt Bupati Lumajang dan tidak ada kaitannya dengan politik,” ujar dr. Buntaran Supriyanto kepada sejumlah media ini, Rabu (23/5) siang.

dr.Buntaran  menyampaikan, sebagai pejabat yang baik maka dirinya tidak akan keberatan  apabila diklarifikasi dalam sebuah perkara.Apalagi misalnya dianggap mengetahui suatu perkara. Dia mengaku belum tahu apakah dirinya akan diklarifikasi atau tidak  oleh Panwaslu atas kasus ini. “Belum ada pemberitahuan resmi dari Panwaslu Lumajang. Kapasitas saya nanti sebagai Plt Bupati yang dimintai klarifikasi, bukan saksi ya…,” tutur dr. Buntaran.

Masyarakat Lumajang, ungkap Buntaran, perlu diberikan pemahaman bahwa posisinya sekarang sebagai Plt Bupati Lumajang dan tidak boleh menolak jika diklarifikasi atas persoalan mutasi pejabat. Apalagi yang menjadi pokok perkara di Panwaslu Lumajang berkaitan dengan masalah mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab.

Photo kopi Surat Mutasi Pejabat Pemkab Lumajang yang diterima KPU, beberapa waktu lalu. Saat copy dokumen negara ini beredar luas di masyarakat tidak ada masalah. DIN

“Kasus ini menyangkut birokrasi. Sebagai Plt Bupati Lumajang, wajar sekali bila dianggap mengetahui masalah mutasi. Saya sampaikan lagi, saya siap bila diklarifikasi. Saya akan jelaskan sejauh yang saya ketahui. Kalau menolak diklarifikasi,bisa-bisa semua pihak menyalahkan saya,” ungkapnya. dr. Buntaran menggaris bawahi, kesediaannya bila diklarifikasi oleh lembaga resmi (Panwaslu) tidak satu paket dengan laporan warga kepada Panwaslu.

“Ini yang perlu saya tegaskan dan luruskan, bahwa kesediaan saya bila diklarifikasi Panwaslu jangan dikaitkan dengan laporan warga terkait mutasi. Di media tertulis saya siap menjadi saksi atas masalah mutasi. Sehingga seolah-seolah laporan tersebut satu paket dengan saya sebagai Plt Bupati. Jadi, saya bukan siap jadi saksi, tapi siap bila diklarifikasi”, tandasnya. DIN