!-- Header -->
Advertisement
Pol PP Sisir Hotel, Anjal, dan Amal Keliling
Politik & Pemerintahan

Pol PP Sisir Hotel, Anjal, dan Amal Keliling

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pemkab Lumajang, terus melakukan penertiban terhadap gelandang dan (gepeng), anak jalanan, pekerja seks komersial (psk), dan penarik amal keliling yang memakai kotak amal.
“Soal pengemis-pengemis di masjid Jamik ada sekitar 20 orang. Setelah kita ciduk mereka bergeser ke Masjid Al Huda. Di sana kita tertibkan lagi,” ungkap Kepala Pol PP Pemkab Lumajang, Drs. Basuni.

Dikatakan, selama 1 bulan sudah terjaring 75 anjal. Mayoritas mereka berasal dari luar Kabupaten Lumajang. Ada yang dari Tuban, Bojonegoro, Jember, dan kabupaten lain.

“Setelah terjaring mereka kita kembalikan ke daerahnya masing-masing dan disarankan agar tidak lagi kembali ke Lumajang”, ungkapnya.

Selain persoalan anjal, Pol PP juga menyisir hotel-hotel dan tempat kos-kosan. Kalau ditemukan di kos-kosan pasangan laki-laki perempuan bukan suami istri akan didata lalu dipulangkan.

“Di Hotel Prima misalnya, ada pasangan bukan suami istri lalu kita data dan kita pulangkan ke rumahnya. Mereka gak bisa diberikan sanksi karena Pol PP sifatnya pembinaan,” ungkapnya.

Khusus kos-kosan, Basuni meminta peran RT-RW dan lingkungan untuk ikut mengawasi mereka.

Penarik amal keliling yang tidak jelas dan sering kali melakukan aksinya juga tidak lepas dari pengawasan dan penertiban Pol PP. Ternyata, tukas Basuni, para penarik amal keliling itu kebanyakan dari kabupaten lain.

“Kita tertibkan. Ada 10 kali kita tangkap.Karena dari luar kota kita kembalikan. Kalau masih ketemu lagi tetep diperingatkan,” paparnya. SYAM.