!-- Header -->
Lumajang Pendidikan dan Agama Politik & Pemerintahan

Program Guru Sambang Siswa Akan Dievaluasi

LUMAJANG – Banyaknya keluhan dan masalah program Guru Sambang Siswa (GUSASI) membuat Sekda Kabupaten Lumajang, Drs. Agus Triyono, M. Si, angkat bicara. Kepada media ini, Agus Triyono menyampaikan, Program Guru Sambang Siswa diterapkan sebelum ada kebijakan KBM tatap muka terbatas dari Kementerian Pendidikan. Kebijakan pemerintah daerah ini, pun masih berjalan satu bulan dan akan dilakukan dievaluasi.

“Masih satu bulan. Program ini berjalan sebelum ada program KBM tatap muka dari Menteri Pendidikan. Tidak bisa kemudian satu hari, dua hari program Guru Sambang Siswa muncul permasalahan lalu dihentikan begitu saja. Tidak begitu. Kita akan evaluasi”, ujarnya, Kamis, 12 Agustus 2020.

Baca : https://www.pedomanindonesia.com/mulai-ada-sekolah-hentikan-guru-sambang-belajar-dekat-kandang-sapi/

Meski demikian, bila muncul kasus covid-19 di sebuah sekolah, maka program Guru Sambang Siswa langsung dihentikan. Bagaimana dengan penerapan protokol kesehatan yang seringkali diabaikan baik oleh guru maupun siswa itu sendiri? Agus Triyono kembali menegaskan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi.

“Ini bagian dari evaluasi dari satu bulan pelaksanaan progam Guru Sambang Siswa. Apakah setelah ada evaluasi lalu dibuat program tatap muka terbatas atau bagaimana. Tentu KBM tata muka ini juga masih memperhatikan perkembangan covid-19. Apabila muncul kasus, maka otomatis langsung dihentikan”, paparnya. RED

Post Comment