Advertisement
!-- Header -->
Komunitas Pendidikan dan Agama

Ratusan IAA Lubtara Hadiri Temu Kangen

SUMENEP – Temu kangen Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Lubangsa Utara/ Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, digelar di lantai 2 Aula Lubtara, Kamis (20/10/2022). Ratusan alumni berbagai angkatan, hadir dalam acara tersebut.

Menurut Annasun Kholis, Ketua IAA Lubtara, tujuan temu kangen adalah silaturahim, mengobati rasa kangen, dan  kepedulian kepada almamater, Lubtara.

“Ini pertemuan tiap tahun, semoga mendapatkan barokah”, ujarnya. Kedua, kata Annas, temu kangen ini bertujuan  memperkuat nilai nilai kesantrian sehingga bermanfaat terhadap masyarakat sekitar.

“Yang terakhir, kita lagi punya kegiatan pembangunan fisik asrama putra dan putri. Pembangunan fisik pesantren Lubtara menjadi tanggung jawab alumni. Bukan santri aktif. Alhamdulillah, semua kompak meskipun harus melalui perjuangan keras agar bisa selesai. Berkat kekompakan para alumni, kita mampu membangun asrama santri baru yang nilainya Rp. 1 miliar lebih”, paparnya.

Sementara itu, Dr. KH. A. Afif Hasan, menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir. “Saya bangga atas kehadiran para alumni. Jangan tidak mau datang karena takut tidak bisa nyabis“, ungkapnya.

TEMU KANGEN IAA LUBTARA : Dari kiri ke kanan (KH. Farid Hasan, KH. Hanif Hasan, Syamsudin Nabilah (alumni), KH. Afif Hasan, Kiai Muhammad Nubail-putra KH. Hanif Hasan). RED

Disampaikan, Lubtara punya bangunan fisik berupa asrama santri yang itu bisa diselesaikan dengan partisipasi alumni, baik sumbangan besar maupun kecil. “Ini berkat komitmen dan keikhlasan para alumni. Anggarannya cukup besar tapi mampu diselesaikan oleh para alumni”, ungkapnya.

Kiai Afif menuturkan dirinya selalu mendoakan para alumni. Pun, pengasuh selalu mendoakan para alumni. “Mari sama-sama berdoa. Saya yakin dari sekian doa akan didengar dan ada yang dikabulkan oleh Allah SWT”, tukasnya.

Usai sambutan dari KH. A. Afif Hasan, acara dilanjutkan tausyiah yang disampaikan KH. A. Hanif Hasan. Dalam tausiyahnya, Kiai Hanif, panggilan karibnya,  menyampaikan beberapa hal.

Pertama, para alumni diminta agar selalu mendoakan kedua orang tua. Karena berkat doa ortu semua bisa terkabulkan. “Teguhkan spritual ke orang tua kita”, ungkapnya.

Kedua, shalawatan terus diperbanyak tidak hanya di waktu Maulid Nabi.

“Di samping shalawatnya dikebut, juga kebiasaan Nabi perlu diikuti. Ditiru. Nabi misalnya, beliau tidak gengsi dalam apapun, baik sebagai nabi, rasul, dan kepala negara dalam hal kesederhanaannya. Tidak metenteng-metenteng surban di kepala, dibahu, dan ditangan. Jadi, Nabi kita tidak berlebihan. Banyak yang diajarkan oleh Nabi yang perlu kita teladani. Intinya, sunnah – sunnahnya diikuti, bukan hanya shalawatannya saja,” paparnya.

TEMU KANGEN IAA LUBTARA : Ratusan Alumni IAA Lubtara Ponpes Annuqayah Guluk-guluk Sumenep, saat temu alumni. RED

Di akhir tausiyahnya, Kiai Hanif mengingatkan kepada para alumni, bahwa sebentar lagi akan ada “pil pil” (pilleg, pilkada, pilpres). Pilihlah calon yang jujur, dekat dengan pesantren,  yang peduli kepada pesantren.

“Jangan pilih yang tidak benar. Jangan pilih yang bayar kita dengan uang. Jangan pilih oknum yang suka mencuri uang negara biar tidak sengsara. Cari yang jujur. Ini menyangkut masa depan kita”, imbuhnya. RED

Post Comment

  Canva Pro Crack Filmora Pro Crack Spotify Premium Free Download Tradingview Premium Free