!-- Header -->
Kesehatan Peristiwa

Ribuan Nakes Bakal Vaksinasi Booster Kedua

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr Rohmat Hidayat. RED

MAGETAN-Ribuan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Kabupaten Magetan bakal mendapatkan vaksinasi booster kedua. Total sasaran yakni 3.434 orang yang harus menjalani vaksinasi dosis keempat itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr Rohmat Hidayat mengungkapkan jika pihaknya bakal menjadwalkan para nakes untuk melengkapi vaksinasi tersebut. Namun, kemungkinan besar tidak dilakukan bulan ini.

Rohmat mempertimbangkan prioritas dalam menjalankan program bulan imunisasi anak nasional (BIAN) yang ditarget selesai 95 persen dalam Agustus ini. Jika nakes mendapatkan vaksinasi maka target capaian vaksinasi campak dan rubella itu tak akan tercapai.

“Karena nakes kami ini vaksinasi booster pertamanya kan pakai vaksin Moderna. Tapi kami belum jadwalkan pastinya kapan, karena kami akan fokus dulu ke bulan imunisasi anak nasional (BIAN) ini, supaya tugas kami tidak keteteran nanti,” kata Rohmat, Selasa (09/08/2022)

Ia menambahkan, jika sebenarnya vaksin Moderna pasti akan menimbulkan efek seperti pusing, demam, hingga lemas. Hal itulah yang ingin dihindari agar nakes bisa bekerja maksimal dulu dalam BIAN. Karena, targetnya adalah sekitar 32.268 anak dari total jumlah balita berumur 9 bulan hingga 59 bulan sebanyak 34.471 anak.

Mengacu pada ketentuan dalam surat edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Nomor HK.02.02/C/ 3615 /2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan, maka pihaknya akan segera menjadwalkan.

Dilansir dari Dinas Kominfo Jawa Timur, vaksinasi dosis lanjutan booster kedua bagi nakes yang dapat diberikan jika booster pertama menggunakan jenis vaksin Sinovac maka booster kedua dapat menggunakan beberapa jenis vaksin, misalnya, booster pertama menggunakan Astrazeneca dengan dosis separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, Pfizer dengan dosis separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml, Moderna dengan dosis dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml, Sinopharm dengan dosis dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml dan Sinovac dengan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Sementara jika pada vaksinasi booster pertama menggunakan Astrazeneca, dapat menggunakan vaksin booster kedua yakni jenis Moderna sebanyak separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml, Pfizer sebanyak separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml, Astrazeneca sebanyak dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Jika booster pertama menggunakan Pfizer, nakes dapat menggunakan vaksin booster kedua dengan jenis vaksin kedua, antara lain Pfizer dengan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml, Moderna dengan dosis separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml dan Astra Zeneca sebanyak dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Dikatakannya, apabila pada booster pertama menggunakan Moderna nakes dapat menggunakan vaksin booster kedua dengan jenis vaksin Moderna dengan dosis separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml. Jika pada booster pertama menggunakan Sinopharm dapat menggunakan vaksin booster dosis kedua dengan jenis vaksin Sinopharm dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Persyaratan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua bagi nakes memiliki interval 6 (enam) bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama. Dimana para tenaga kesehatan dapat memperoleh vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.(Ddn// Sumber: Diskominfo Kabupaten Magetan).

Post Comment