!-- Header -->
Advertisement
Sambut Pilkada 2018 Dispenduk Genjot Wajib e-KTP
Politik & Pemerintahan

Sambut Pilkada 2018 Dispenduk Genjot Wajib e-KTP

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Menyambut pesta demokrasi Lumajang 2018, Dispendukcapil Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggenjot warga yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik.

Menurut Drs. Agus Warsito, Dispendukcapil Kabupaten Lumajang, jumlah wajib KTP Elektronik sampai dengan Juni 2017 sebanyak 854.699. “Sementara yang sudah melakukan perekaman sebanyak 772.692 orang. Sedangkan hasil perekaman yang sudah tercetalk 767.327. Jika diprosentase berarti 95 persen selesai,” pungkasnya.

Dengan demikian, sisa yang belum melakukan perekaman sekitar 80 ribu, termasuk yang berusia 17 tahun (ada sekitar 15 ribu). Dijelaskan, setiap hari perekaman KTP Elektronik mencapai 200 orang atau sekitar 6 ribuan orang setiap bulan. Dipaparkan, terkait KTP Elektronik sejak September-2017 yang sudah perekaman dan siap cetak mencapai 20.481 jiwa.

Pada tahun 2018, Dispendukcapil tidak lagi melayani surat keterangan pengganti KTP Elektronik. Itu berdasarkan SE Mendagri. “Kalau misalnya nanti gak masuk DPT di KPU karena tak segera mengurus KTP elektronik itu sudah ranah KPU,” paparnya.

Agus menyampaikan, mengurus KTP Elektronik sangat mudah. Cukup membawa foto kopi Kartu Keluarga (KK) mereka bisa langsung ke kecamatan masing-masing melakukan perekaman kecuali 6 kecamatan yang peralatannya dalam perbaikan.

Keenam Kecamatan yang dimaksud antara lain ; Tempeh, Sumbersuko, Lumajang, Rowokangkung, Senduro, dan Randuagung. “Jadi, gak ribet,” ujarnya.

Ditanya berapa lama proses pembuatan KTP itu selesai, disampaikan, yang lama sebetulnya pada proses penunggalan data di pusat.

“Kalau di sana dinyatakan tunggal baru dikirim ke sini. Kalo soal blangko gak masalah. Blangko yang disedikan dari pusat 18 ribuan,” imbuhnya. SYAM