!-- Header -->
Sambut Pilkada 2018 Ketua DPRD Lumajang Ajak Tidak  Provokasi Rakyat
Politik & Pemerintahan

Sambut Pilkada 2018 Ketua DPRD Lumajang Ajak Tidak Provokasi Rakyat

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Ketua DPRD Lumajang, Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, S.Sos, menyampaikan, program pilkada 2018 nanti tidak merusak persatuan dan persaudaraan yang sudah terbangun dengan baik dengan jajaran TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait. Tentunya pilkada bisa berjalan dengan baik dan lancar apabila aktornya tidak melakukan provokasi.

“Yang kedua kita sebagai politisi. Kalau politisi tidak gaduh masyarakat tidak akan gaduh. Kalau aktornya tidak memprovokasi, maka rakyatnya tidak akan terprovokasi. Aktornya itu saya, Haji Ahmad, Pak Khusnul Khuluk dan lainnya”, ungkap Agus Wicaksono, pada sidang paripurna istimewa, di Pendopo Kabupaten Lumajang, Senin (30/10).

Saat ini tidak ada tanda-tanda provokator. Apalagi dahi Khusnul Khuluk dan dirinya, kata Agus Wicaksono, sama-sama hitam. “Hanya memang kalau dahi pak Khusnul terlihat jelas punya saya samar-samar”, tukas Agus Yudha, panggilan karibnya.

Khusnul Khuluk Ketua PKS, H. Achmad Ketua PPP, memang berbeda pandangan dengan Agus Yudha. Tapi dia yakin semua tetap bersaudara. Jangan sampai sebagai anggota dewan terkontaminasi sehingga melakukan hal-hal yang tidak sehat, tidak dewasa, dan menghalang halangi program pemerintah daerah.

“Saya masih yakin 50 anggota dewan termasuk saya, tidak akan pernah mengkhianati masyarakat kita. Selamat bertarung para kandidat. Kita semua harus semangat tapi pilkadanya tetap harus sehat. Selamat berjuang”, tuturnya.

Ketua DPRD Lumajang 2 periode ini meminta agar tidak mendiskreditkan calon lain dengan cara memfitnah. Karena memfitnah itu dosanya lebih besar dari pada membunuh. Fitnah tidak hanya dilakukan lewat lisan tapi jug bisa lewat ketikan jari yang mengarah pada penghujatan, fitnah.

Agus Yudha juga mengajak agar memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Apalagi selama ini sudah tercipta kerukunan antara polres, PN, dewan, bupati, wakil bupati, danramil, dan masyarakat.

“Masalah dukung mendukung wajar dan semua calon baik. Adanya perbedaan itu tidak ada masalah. Tapi jangan hambat program-program yang sudah diajukan oleh pemerintah daerah agar masyarakat saya tidak rugi. Mari profesional dan fokus pada tugas masing-masing sehingga terwujud pemerintahan yang sejahtera”, paparnya.

Bupati Lumajang, Drs.H.Asat, M.Ag, dalam sambutannya mengajak menyelamatkan masa depan Lumajang secara bersama-sama. Tanpa kebersamaan tak akan ada kemudahan.

“Insya Allah kalau semua bergandeng tangan pembangunan bisa dilakukan secara cepat dan pada tahun 2018 tugas saya bisa selesai dengan baik. Berakhir dengan baik”, ujarnya. SYAM