!-- Header -->
Kabupaten Magetan Olahraga Peristiwa Politik & Pemerintahan

Sejumlah 30 Paguyuban Ikuti Gladen Ageng Jemparingan

Advertisement

MAGETAN – Sejumlah 30 paguyuban jemparingan (panahan) mengikuti event Gladen Ageng Jemparingan Mataraman memperebutkan Piala Bupati di Lapangan Desa Ringinagung, Minggu ,(20/11/22).

Sedikitnya, ada 30 paguyuban dengan jumlah peserta 100 orang yang hadir meramaikan acara Jemparingan diantaranya berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogyakarta.

Dari 30 paguyuban dengan jumlah peserta 100 orang yang hadir meramaikan acara Jemparingan diantaranya berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogyakarta.

Jemparingan sudah lama hadir di Magetan melalui event – event olahraga Jemparingan. Kebanyakan orang akan menyebutnya sebagai panahan.

Saat ini jemparingan memang belum populer di masyarakat. Sebetulnya, olahraga tradisional ini sudah ada sejak jaman dahulu dan merupakan satu olahraga tradisional yang biasanya dilakukan di lingkungan keraton.

Bupati Magetan, DR. H. Suprawoto menuturkan, bahwa adanya Jemparingan akan meningkatkan ketrampilan para peserta dalam hal panahan sekaligus dapat melestarikan budaya yang di wariskan nenek moyang.

Tidak dipungkiri, pada masa perjuangan dari Pangeran Diponegoro juga mempergunakan panah / jemparingan sebagai senjata.

Menurut Bupati Suprawoto, ini merupakan takdir, kewajiban dan pertanggung jawaban kita sebagai orang Jawa adalah nguri-uri dan melestarikannya
”Jemparingan adalah budaya adiluhung yang wajib kita uri-uri dan terus dilestarikan,” pungkasnya.
(Ddn// Sumber: Prokopim Kabupaten Magetan).

Post Comment