!-- Header -->
Lumajang Peristiwa Suara Desa

Sekitar 2 Jam 7 Ekor Sapi Digondol Maling

LUMAJANG – Masa pandemi covid-19 tidak membuat para maling sapi di Lumajang, Jawa Timur, takut terserang corona virus. Buktinya, pagi dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB, tujuh ekor sapi di satu Dusun, Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, digondol maling. Karena yang digondol 7 ekor sapi, diperkirakan jumlah malingnya sekitar 10 orang lebih.

“Diperkirakan jumlah malingnya 10 orang lebih dan gak mungkin pake protokol kesehatan”, kata salah seorang warga setempat.

Informasi yang dihimpun PedomanIndonesia.com, awalnya Muhammad (usia 60 tahun), warga Dusun Magersari, Desa Tekung, Kecamatan Tekung (pemilik 3  ekor sapi bunting), sekitar pukul 12.00 WIB, keluar rumah memberikan pakan kepada sapinya di kandang yang tak jauh dari rumahnya. Baru sekitar pukul 03.00 WIB menjelang subuh, sapinya sudah lenyap digondol maling.

Mengetahui sapinya hilang, istrinya berteriak sapinya hilang. Saat itu juga semua warga yang memiliki sapi memeriksa sapinya di kandangnya masing-masing.

TINGGAL KANDANG DAN KOTORAN : Terlihat kandang sapi setelah sapinya digondol maling. RED

Selain milik dia, dalam waktu hampir bersamaan, sapi milik Mansur (1 ekor) dan milik Rudi (3 ekor hamil) yang masih tetangga Muhammad, juga ikut dibawa kabur komplotan maling ini. Tanpa dikomando, mereka langsung mencari 7 ekor sapi tersebut.

Dengan tangisan sedih Bu Muhammad, menuturkan, rencananya sapi tersebut akan diberikan kepada cucunya untuk masa depannya. “Ini satu satunya harta yang saya miliki. Sekarang tinggal kandang dan kotoran sapinya,” ujarnya.

Dusun ini, bertahun-tahun lamanya, tidak pernah kehilangan sapi. Baru kali ini kehilangan dan tidak tanggung-tanggung, jumlahnya 7 ekor hanya dalam waktu 2 jam. Para pemilik sapi ini berharap sapinya cepat diketemukan.

“Kami minta pemerintah dan pihak kepolisian bisa membantu kami membantu menemukan sapi dan membuat Lumajang aman”, tuturnya.

Kapolsek Tekung, Iptu Gatot Budi Hartono, kepada media ini, menyampaikan,pihaknya masih melacak keberadaan sapi sapi tersebut. “Maaf, masih lacak jejak”,ungkapnya singkat. RED

Post Comment