!-- Header -->
Ekonomi Peristiwa Politik & Pemerintahan

Serapan Dana BTT dan Bansos Jember masih dibawah 1%, Karena ..

JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto didampingi Wakil Bupati KH. MB Firjaun Barlaman, jajaran Forkompinda Jember Dandim 0824 , Wakapolres Jember, dan Kabid Penindakan Kejari Wahyu, SH MH menghadiri rapat bersama dengan Gubernur Jawa Timur terkait PPKM Mikro pada Rabu  (21/7/2021). Rapat ini dipimpin Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, dan diikuti Menteri terkait, Gubernur Jatim dan seluruh kepala daerah di Jatim.

“Pertemuan dengan gubernur Intinya adalah bagaimana mengklaster lagi di tiap-tiap RT, jadi PPKM berbasis RT/RW dan itu apabila ditemukan yang positif kita lakukan tracing minimal 15 orang yang ada di sekitar. Di situ akan diberikan bantuan sembako, dan RT RW akan menjadi yang menjaga itu di wilayahnya masing-masing,” ungkap Bupati Hendy.

Berdasarkan paparan data Kemenkeu dari Laporan daerah per 17 Juli 2021, realisasi BTT dan Bansos di tingkat Propinsi Jawa Timur baru tercapai 35,57%. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Jember baru tercapai 0,69% atau kurang dari 1%.

Menanggapi masih sangat kecilnya serapan anggaran tersebut Bupati menjelaskan, APBD baru efektif tanggal 1 Mei jadi Pemkab tidak punya perencanaan apa-apa.”Kita baru mulai kerja bukan dari Januari ya, tapi baru 1 Mei kita mulai kerja. Dan itupun di awal kita mulai kerja yang dilakukan harus membayar hutang-hutang yang dimiliki, termasuk penataan birokrasi,” Jelas Hendy.

BANSOS : Kabupaten Jember baru tercapai 0,69% atau kurang dari 1%. RED

Covid berjalan terus, masuk ke PPKM mikro di bulan Juni, Pemkab Jember baru melaksanakan bansos dan BTT. Oleh karena itu Hendy menjelaskan di akhir bulan Juli baru akan melakukan penyerapan cukup banyak untuk bansos dan BTT. “Insya Allah kita sudah melaksanakan bansos, namun di data kementerian keuangan belum terdata. Mugkin terdata nya baru bulan Agustus, karena penyerapan baru bulan ini,” ungkap Bupati Hendy.

Terkait pemadaman PJU kapan akan dihentikan, Bupati Hendy menjelaskan, “kita lihat tanggal 25, kalau sudah kondusif, tanggal 26 kita nyalakan lagi.”

Perihal BOR rumah sakit yang mencapai 80% lebih, informasi sebelumnya Bupati sudah menyiapkan 3 Hotel untuk ruang isolasi bagi pasien Covid-19 namun belum juga dipakai. “Pemakaian hotel untuk ruang isolasi, Alhamdulillah masih belum terpakai. Kalau bisa jangan dipakai lah,” ungkap Hendy. RZE-RED

Post Comment