!-- Header -->
Soal Proyek Bupati dan Kontraktor Saling Mengeluh
Lumajang Politik & Pemerintahan

Soal Proyek Bupati dan Kontraktor Saling Mengeluh

PEDOMANINDONESIA (PI) Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML (Cak Thoriq), mengeluh atas pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang banyak bermasalah. Keluhan tersebut disampaikannya saat audiensi dengan Asosiasi Kontraktor
Kabupaten Lumajang, di Panti PKK, Kabupaten Lumajang, Senin (15/07/2019).

Ia mengingatkan, masalah tersebut tidak terulang di masa kepemimpinannya. Apalagi saat ini fokus utama Pemkab Lumajang adalah pembangunan infrastruktur.

Diharapkan, seluruh kontraktor saling menjalin komitmen bersama dalam membangun Lumajang. “Pelaksanaan program harus sesuai standar. Tidak boleh ada yang memonopoli program pekerjaan. Semua harus proporsional, tidak boleh saling mengganggu,” tandasnya.

Keluhan soal proyek ternyata bukan hanya datang dari bupati. Para kontraktor juga mengeluh. Ketua Asosiasi Kontraktor Kabupaten Lumajang, Yudhie misalnya. Dia mengeluh soal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

“Salah satu keluhan yang dirasa berat oleh para kontraktor adalah tentang pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, yang persyaratanya harus mempunyai rekening koran sebesar 20 % dan penyertaan surat keterampilan tenaga kerja”, ujarnya.

Keluhan lain misalnya tentang asuransi jaminan pemeliharaan barang yang harus menggunakan asuransi bank dari pemerintah alias tidak boleh menggunakan jasa asuransi lain. Ada juga keluhan tentang ijin proyek yang harus meminta ijin Bupati dan Wakil Bupati.

Menanggapi hal tersebut, Bunda Indah menjelaskan, dirinya tidak pernah membicarakan proyek apapun dengan kepala dinas.

“Tidak boleh ada yang mengatasnamakan bupati dan Wakil Bupati,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lumajang, Karna S yang baru saja dilantik, berjanji akan mengevaluasi atas keluhan yang muncul. Karna mengaku sebelumnya telah mengadakan pertemuan dengan beberapa kontraktor untuk membahas hal tersebut. Ia juga meminta agar bupati merevisi Perbup terkait harga satuan barang bangunan.

Bupati menginginkan, dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Lumajang, kontraktor dengan pemerintah daerah harus saling kerja sama dengan asas kebersamaan dan saling percaya. Cak Thoriq juga membuka ruang dialog untuk diskusi dan menerima saran.

“Yang utama, pekerjaan harus benar, kondusif, tidak bermasalah.” pungkasnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Bayu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Endah, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Ari Murcono, S.STP., M.Si. DIN

(Sumber : Humas Pemkab)

Post Comment