!-- Header -->
Hukum Peristiwa

Sterilisasi Gereja Katolik Santo Yusup Jember

JEMBER – Kapolres Jember disertai Wakapolres dan jajaran langsung memimpin sterilisasi Gereja Katolik Santo Yusup Jember. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan rasa aman bagi umat Katolik dalam menyambut Hari Besar Nasrani Kenaikan Isa Al-Masih yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Di tengah sibuknya mengamankan situasi arus mudik Lebaran, memantau larangan Takbir dan tadi pagi Sholat IdulFitri, AKBP Arif Rachman Arifin, SIK, SH, MH, masih sempat memimpin kegiatan sterilisasi salah satu gereja besar di Kota Jember.

AKBP Arif mengatakan, “Kami hadir kesini ingin memberikan rasa aman kepada umat Katolik agar tenang dan hikmah dalam menjalankan ibadah misa.”

Kapolres melanjutkan, hari ini spesial sekali sebab dua agama merayakan hari raya bersamaan. Polisi sebagai pelindung pengayom dan pelayan wajib hadir bagi seluruh masyarakat tanpa ada perbedaan.

AMANKAN : Kapolres, Wakapolres Jember dan jajaran langsung memimpin sterilisasi Gereja Katolik Santo Yusup Jember. RZE

Dalam kesempatan itu pula Kapolres ingin bersilaturahmi dengan Romo Kepala Paroki Santo Yusup Jember yang baru, Romo Yoseph Utus, O Carm. “Saya juga ingin mengenal lebih dekat dengan Romo yang baru,” tandas AKBP Arif.

Selain Wakapolres Kompol Kadek Ary Mahardika, SH, SIK,MH, Kapolres juga didampingi Kompol Agus, SH, MH (Kabag Ops), dan Kanit Intel serta tim sterilisasi dari Brimob.

Sementara itu dari pihak gereja Santo Yusup, Romo Antonius Denny O Carm, mengatakan sangat senang, bangga, dan terharu atas perhatian dari Kapolres. “Kami merasa terayomi dengan kehadiran Kapolres. Sebenarnya kami ingin bersilaturahmi ke beliau tetapi Bapak Arif malah kesini. Sungguh luar biasa kepedulian dan kerendahan hatinya,” puji Romo Denny bersama Romo Athanasiua.

Rombongan datang ke Gereja Katolik hanya dengan berjalan kaki. Jaraknya berkisar ratusan meter dan ini jarang dilakukan oleh Kapolres terdahulu.
(Sumber : HMS-POL/RZE)

Post Comment