Advertisement
!-- Header -->
Tahun Baru Logo Baru Harapan Baru
Suara Redaksi

Tahun Baru Logo Baru Harapan Baru

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Selamat tinggal tahun 2018. Hari ini sudah memasuki tahun baru 2019. Tak satupun yang berharap tahun ini tahun celaka, tahun naas, tahun penuh kegelapan dan ketidak pastian, apalagi tahun penuh kegagalan. Semua berharap tahun 2019 adalah tahun keberuntungan, tahun kesuksesan dan tahun penuh berkah.

Ada banyak program, keinginan/ cita-cita yang ingin capai  pada tahun baru ini, termasuk keinginan media PedomanIndonesia.com menjadi lebih baik, lebih profesional, benar-benar menjadi media yang menyejukkan dan mencerdaskan pembacanya.

Tentu saja untuk mencapai keinginan itu perlu kesabaran, keistiqomahan, tidak mudah menyerah dengan kekurangan dan segala problematika yang muncul. Karena Tuhan Yang Maha Kuasa, menyampaikan, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan ( QS : Al Insyirah : 5).

Bahwasanya Tuhan Yang Maha Esa “menitipkan kelebihan di setiap kekurangan, menitipkan kekuatan di setiap kelemahan, menitipkan suka cita di setiap duka cita, menitipkan harapan di setiap keraguan. Ini janji NYA, di balik semua kesulitan pasti akan ada kemudahan”, kata Ir. H.  Sutarman, TOP Eksekutif Muslim 2017 Bidang Bisnis.

Media yang didirikan oleh beberapa personil secara mandiri/ swadaya ini, terus berupaya agar lebih baik, terutama konten informasi yang disajikan.

Untuk tahap awal, redaksi merubah logo PedomanIndonesia (PI) sedikit lebih keren dengan satu warna, merah putih. Logo bulat (sebelumnya logo pena) menunjukkan bahwa media ini punya tekat yang bulat (cita-cita kuat) untuk menjadi media yang terbaik.

Namanya juga cita-cita, harus setinggi langit dan sedalam lautan samudra. Persoalan bagaimana endingnya jangan terlalu dipikirkan. Man propose God disposes (Manusia berusaha Tuhan yang mendisposisi). Berdoa keras, berusaha sekuat tenaga, pikiran (ikhtiar), dan tawakal. Itu saja.

Logo PI  memakai warna-merah putih karena kita hidup di bawah naungan NKRI dan mencintai Indonesia. Warna merah melambangkan keberanian. Berani menyuarakan kebenaran walaupun terasa pahit, berani mengakui kekhilafan dan berusaha tidak membuat kesalahan berulang-ulang, serta berani membela yang benar.

Sedangkan warna putih menunjukkan bahwa media online ini ingin bersih dari praktek-praktek ‘kotor’ dalam pemberitaan apalagi berita HOAX, tidak mencampur adukkan antara yang haq dan batil.

Itu perubahan awal yang dilakukan disusul kemudian rencana perubahan lainnya seperti pengembangan kepala biro se-tapal kuda. Semoga jalan terjal ini berakhir dengan manis. Selamat membaca. (REDAKSI)