!-- Header -->
Politik & Pemerintahan

Target PAD Perubahan APBD Banyuwangi 2020 Sebesar Rp.565 Milar Lebih

Advertisement

BANYUWANGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banyuwangi, menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Banyuwangi tahun anggaran 2020, Senin (28/9/2020) malam.

Rapat paripurna yang dilaksanakan secara virtual terbatas, dipimpin langsung Ketua DPRD kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara MA, SE, didampingi semua Wakil Ketua, M. Ali Mahrus, S.HI, Ruliono, SH, dan Michael Edy Hariyanto, SH, serta diikuti puluhan anggota dewan lintas Fraksi. Sedangkan Bupati Abdullah Azwar Anas beserta jajarannya, mengikuti rapat dari Kantor Pemkab Banyuwangi.

Hasil akhir pembahasan Raperda perubahan APBD Banyuwangi tahun anggaran 2020 yang dibacakan juru bicara Badan Anggaran, M. Ali Mahrus, S.HI, menyampaikan, pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun 2020 sebesar Rp. 3.215.310.088.528.52 (Tiga triliun dua ratus lima belas miliar tiga ratus sepuluh juta delapan puluh delapan ribu lima ratus dua puluh delapan rupiah lima puluh dua sen).

“PAD dalam perubahan APBD 2020 ditargetkan sebesar 565.194.392.512.52 (Lima ratus enam puluh lima miliar seratus sembilan puluh empat juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu lima ratus dua belas rupiah lima puluh dua sen). Dana Perimbangan (dana transfer) sebesar 2.346.865.696.016 (Dua triliun tiga ratus empat puluh enam miliar delapan ratus enam puluh lima juta enam ratus sembilan puluh enam ribu enam belas rupiah), serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 303.250.000.000,- Sehingga pembiayaan daerah (neto) dalam Rancangan Perda Perubahan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2020 sebesar Rp. 183.307.207.491.868.13,” ungkapnya.

PARIPURNA : Rapat paripurna DPRD Banyuwangi dengan agenda pengesahan raperda perubahan APBD 2020. WAN-RED

Sementara itu, Bupati Anas menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD atas selesainya pembahasan raperda perubahan APBD tahun 2020 tersebut.

“Ucapan terimakasih serta penghargaan kami sampaikan kepada segenap pimpinan serta anggota fraksi, sehingga Raperda 2020 mendapatkan persetujuan dari dewan yang terhormat,” pungkas Anas.

Anas juga mengatakan, dengan persetujuan Raperda tentang APBD 2020 kita telah berhasil memantapkan produk hukum daerah yang berlandaskan penganggaran semua kegiatan daerah, baik dari sisi pendapatan maupun biaya pembelanjaan. WAN-RED

Post Comment