!-- Header -->
Tim Pansel Lelang Jabatan “Dipanggil” Dewan, Ada Apa?
Lumajang Politik & Pemerintahan

Tim Pansel Lelang Jabatan “Dipanggil” Dewan, Ada Apa?

PEDOMANINDONESIA –  Tanda-tanda adanya pelantikan 8 pejabat (Kepala Dinas/OPD = Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemkab Lumajang, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis, 20 Juni 2019, tidak terlihat. Gedung Pendopo Arya Wiraraja yang biasanya dijadikan tempat prosesi pelantikan, sejak pagi hingga sore juga tidak terlihat.

Di saat publik banyak menanyakan dan membicarakan terkait kabar mutasi dan pelantikan pejabat pemkab, ada kabar menarik dan cukup mengejutkan.

Informasinya, tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Lelang Jabatan “dipanggil” Komisi A DPRD Lumajang.

“Sekitar pukul 09.00 tadi. Coba tanyakan ke Komisi A. Saya sudah tidak di Komisi A. Saya di Komisi lain”, ujar salah satu anggota DPRD Lumajang, via telpon.

Sayangnya, dia enggan menjelaskan apa saja yang ditanyakan kepada Tim Pansel Lelang Jabatan dan siapa saja yang hadir dari Komisi A.

“Materinya apa saja yang dibicarakan dan ditanyakan oleh Komisi A, lebih baik tanyakan kepada mereka. Gak elok kalau saya saya ikut menjelaskan”, ujarnya lalu menutup telponnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu Kapala OPD di Pemkab Lumajang. Namun, dia hanya bisa mengabarkan dan membenarkan dewan telah “memanggil” Pansel Lelang Jabatan untuk hearing.

“Iya, saya dengar Pansel Lelang Jabatan dipanggil Dewan. Hearing, kayaknya“, ungkapnya. Dikonfirmasi lewat HP, Dra. Hj. Nur Hidayati, Ketua Komisi A DPRD Lumajang, belum ada jawaban.

JADUAL LELANG JABATAN : Ini tahapan seleksi calon Kepala OPD di lingkup Pemkab Lumajang. (dok).

Dihubungi lewat WA ada tanda centang dua tapi belum ada jawaban. Sementara Komisi A yang lain, yakni Ir. Supriono, menyampaikan, pihaknya mengklarifikasi perihal kerja Pansel.

Apakah rapat kerja/ hearing/ pemanggilan Komisi A DPRD Lumajang tersebut karena ada problem serius atas lelang jabatan atau hanya sekedar ingin mengetahui perkembangan lelang jabatan itu?

“Kami melakukan klarifikasi atas pengisian lowongan 9 pimpinan pejabat pratama. Sudah diberikan penjelasan…lancar….”, paparnya.

Drs. Agus Triyono, M.Si, Ketua Pansel Lelang Jabatan yang notabene sebagai Penjabat Sekda Lumajang, ketika dikonfirmasi menyampaikan “rapat kerja”.

Baca : https://www.pedomanindonesia.com/inilah-nama-nama-calon-kepala-dinas-pemkab-lumajang-yang-lolos-lelang-jabatan/

“rapat kerja komisi A dg mitra kerja”, jawabnya singkat via whatsapp, sore tadi. Ditanya Apa yang dibahas terkait dengan lelang jabatan 9 kepala OPD, ia mengatakan, pengelolaan ASN SDM Pemkab secara umum.

“Open biding JPT ya tentu disinggung”, jawabnya diplomatis. JBT adalah singkatan dari Jabatan Tinggi Pratama.

Sekedar mengingatkan, Pansel Lelang jabatan tersebut membuka pendaftaran sejak 25 Maret – 8 April 2019. Ada 9 posisi yang dilelang (lihat lampiran pengumuman).

Dalam prosesnya, Pansel sempat memperpanjang waktu pendaftaran karena belum banyak pejabat pemkab yang mendaftarkan diri pada jabatan yang dilelang.

Selain itu, proses lelang jabatan ini sempat menjadi berbincangan hangat di beberapa media, khususnya terkait posisi jabatan Kepala Dinas PUTR yang pendaftarnya (3 orang/ pendaftar) berasal dari luar Kabupaten Lumajang.

Bukan hanya itu, saat pengumuman 3 besar yang dinyatakan lolos pada masing – masing Kepala OPD yang dilelang, ada 1 posisi Kepala OPD (yakni Kepala Dinas Pendidikan) dipending dengan alasan tidak satupun dari 8/ 9 pelamar yang memenuhi target yang diharapkan alias passing grade. (DIN)

Post Comment