!-- Header -->
Warga Desa Sememu Pasirian Siap Menangkan Aba Rofik-Nurul
Politik & Pemerintahan

Warga Desa Sememu Pasirian Siap Menangkan Aba Rofik-Nurul

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Ir. Nurul Huda, Calon Wakil Bupati Lumajang, disambut antusias oleh masyarakat Kedungsupit, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Jum’at (25/1) malam.

Dalam sambutannya, Ustadz Musthofa, tokoh masyarakat, menyampaikan, pihaknya sengaja mengundang cabup Aba Rofik/ Cawabup Nurul Huda karena visi misinya lebih pas dan berpihak pada rakyat.

“Kalau punya visi sama pasti cita-cita terlaksana”, ujarnya.Dia menyampaikan, warga Kedungsupit Sememu, siap memenangkan paslon Bupati Lumajang Periode 2018-2023, Aba Rofik dan Nurul Huda. Pasalnya, pasangan ini dianggap paling ideal memimpin Lumajang saat ini.

“Ini pasangan paling pas, perpaduan Madura dan Jawa”, ujarnya. Mereka juga berkomitmen akan mendoakan Aba Rofik – Nurul agar dijauhkan dari gangguan gangguan fitnah, karena fitnah sangat berbahaya.

“Setiap khotmil qur’an kita akan mendoakan agar Pak Nurul Huda dan Aba Rofik dihindarkan dari fitnah. Karena dampak fitnah sangat besar dan membahayakan”, tukasnya.

Karena Cawabup Nurul Huda ini berasal dari birokrasi, mereka yakin mampu bersaing dengan calon lain.

Sementara itu, Nurul Huda, Calon Wakil Bupati Lumajang, menyampaikan, dirinya sudah 25 tahun di birokrasi dengan posisi terakhir sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Visi kami adalah Lumajang baru, masyarakat makmur, berakhlak luhur”, paparnya.

Di hadapan mereka (warga Sememu), Nurul Huda tidak mau janji muluk-muluk . Tapi yang jelas keinginan masyarakat yang mendesak, masuk akal, dan butuh penanganan cepat pasti akan diperjuangkan dan diwujudkan.

“Kerja cepat hadir untuk rakyat. Kita akan melayani masyarakat secara total. Karena pada hakiktnya Bupati dan wakil bupati itu pelayan masyarakat”, tuturnya.

Mantan Kepala DLH ini menyinggung soal berakhlak luhur. Untuk mencapai masyarakat yang berakhlak luhur, maka pendidikan karakter harus digarap dengan serius.

“Cita-cita kami bagaimana daerah ini menjadi baldatun toyyibun warobbun ghofur. Masyarakat makmur, aman, tenteram, damai, daerahnya subur. Baldatun toyyibun warobbun ghofur inilah yang kemudian menjadi visi kita yakni Lumajang baru, masyarakat makmur, berakhlak luhur”, paparnya.

Selain pendidikan karakter, pemimpin negeri in juga harus memiliki karakter. Ciri-ciri pemimpin karakter itu tahu akan dirinya sebagai bupati yang mengemban amanah rakyat, memberi contoh yang baik, jujur, dermawan.

“Kedua, meyakini apa yang dilakukan. Ketiga, tahu yang dicita-citakan. Cita-cita kita mewujudkan Lumajang Baru, masyarakat makmur, berakhlak luhur”, ungkap Nurul.

Di akhir sambutannya, Nurul menyampaikan permohonan do’a restu dan dukungannya. “Kami, dulur dhewe dan Tretan Dhibik bisa kuat bila mendapat dukungan masyarakat Lumajang, termasuk yang hadir kali ini. Untuk itu doakan dan dukung kami “, tuturnya lalu dijawab mereka dengan kata “siap” dan aamiin. YO