!-- Header -->
Ekonomi Politik & Pemerintahan

Waspada Terus Jember Level 3 PPKM Diperpanjang

JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto, mengikuti video conference dengan tema Implementasi PPKM Level 4 di Jawa Bali bersama (Rabu pagi, 21/07/2021). Video conference ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut ketentuan WHO, ada 4 indikator sebagai kriteria krisis covid-19, yaitu :

Level 1: Ada kurang dari 20 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 2: Ada 20 sampai 50 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5 sampai 10 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1 sampai 2 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 3: Ada 50 sampai 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10 sampai 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2 sampai 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 4: Ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

RAKOR PPKM : Bupati Jember Hendy Siswanto, mengikuti video conference dengan tema Implementasi PPKM Level 4 di Jawa Bali. RED

Kebijakan ini resmi dimulai sejak tanggal 21 sampai 25 Juli 2021 mendatang. Aturan tentang PPKM 4 Level ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 yang secara umum masih menerapkan berbagai pembatasan yang diterapkan selama PPKM Darurat.

Menanggapi perpanjangan PPKM darurat Bupati menjelaskan,” Ini Namanya bukan PPKM darurat lagi ya, tapi PPKM level 3 di Jember, yang tertinggi level 4.” Bupati Hendy menambahkan dibanding PPKM Darurat, menteri Luhut menjelaskan lebih detail lagi per bagian.

Ketika ditanya kesiapan satgas Pemkab Jember dalam pelaksanaan PPKM level 3, Bupati menjelaskan, “kami akan melakukan mulai besok di Desa Kaliglagah Sumberbaru akan tracing terhadap 50 orang.” Selain itu, di desa yang sama, Bupati juga akan melaksanakan vaksin untuk 300 orang, membagikan 1000 paket sembako dan 1000 masker.

“Untuk membantu UMKM yang ada di sana (Desa Kaliglagah-red), 100 pedagang yang ada di desa itu kita beli dan kita bagikan ke masyarakat sekitar”, jelas Hendy. Desa ini merupakan pilot project Bupati hendy untuk role model bansos penanganan Covid-19, apabila berhasil maka akan dilakukan di tempat lain.

“Alhamdulillah, para pedagang sudah bisa jualan sampai jam 9 malam, tapi harus tetap patuh protokol,” paparnya. Bupati Hendy menghimbau kepada masyarakat, agar kepatuhannya lebih ditingkatkan lagi. “Kita sudah mulai patuh, dan pemakaian masker lebih dipatuhi lagi karena pemakaian masker yang pertama kali dilakukan oleh dan untuk dirinya sendiri,” tandasnya. RZE-RED

 

Post Comment